Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menyampaikan pentingnya keselarasan dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) di semua satuan kerja dengan Renstra Kementerian Agama RI Tahun 2025–2029. Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Piloting Penyusunan Renstra 2025–2029 di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
“Penyusunan Renstra harus selaras dari tingkat Kanwil hingga madrasah dan menjadi turunan langsung dari Renstra Kementerian Agama RI,” ujar Adib di Aula Fatahilah, Rabu (14/01/2026).
Adib menambahkan, penyusunan Renstra bukan hanya sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman utama untuk mengukur kinerja organisasi. Setiap program dan kegiatan harus berlandaskan pada Renstra Kementerian Agama dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan kerja. Hal ini akan memastikan bahwa seluruh kegiatan yang dijalankan sesuai dengan kebijakan perencanaan nasional yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Renstra menjadi dasar dalam penyusunan instrumen kinerja di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari Renstra Satuan Kerja, Renstra Madrasah, program prioritas menteri, hingga Sasaran Kinerja Pegawai,” jelas Adib.
Kakanwil juga mengingatkan pentingnya visi Kementerian Agama Tahun 2025–2029 yang bertujuan mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas untuk menuju Indonesia Maju pada 2045.
“Nilai-nilai ini harus diinternalisasi dalam setiap kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan di seluruh satuan kerja,” imbuhnya.
Menurutnya, terdapat tiga misi utama Kementerian Agama, yaitu peningkatan kualitas kehidupan beragama yang rukun, peningkatan akses dan mutu pendidikan berciri khas keagamaan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, menjadi dasar dalam penyusunan Renstra.
"Evaluasi capaian Renstra 2020–2024, aspirasi masyarakat, serta analisis SWOT harus menjadi dasar agar Renstra yang disusun responsif terhadap kebutuhan di lapangan," ungkapnya.
Kegiatan piloting ini diikuti oleh para Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Tim Kerja Perencanaan dan data, Para Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten/Kota, dan kepala madrasah yang terpilih sebagai model penyusunan Renstra Madrasah.