Berita

Kasi Bimas Islam Kankemenag Kepulauan Seribu Dorong Majelis Taklim Azzahra Jadi Penggerak Kebaikan

Jumat, 14 Agustus 2026
Dibaca 12 kali
blog

Pulau Panggang, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Majelis taklim tidak cukup hanya menjadi tempat berkumpul untuk mendengarkan pengajian. Lebih dari itu, majelis taklim diharapkan mampu tumbuh sebagai pusat pembinaan keagamaan sekaligus penggerak kebaikan dan pemberdayaan masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Achmad Mastur, bersama penyuluh agama Islam saat Monitoring dan Pembinaan Majelis Taklim Azzahra, Pulau Panggang, pada Jumat (14/8/2026).


Achmad Mastur menegaskan, penguatan peran majelis taklim menjadi hal penting agar keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Majelis taklim jangan hanya menjadi tempat pengajian, tetapi harus menjadi pusat pembinaan keagamaan, penguatan ukhuwah, sekaligus ruang untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Achmad Mastur.


Menurutnya, kualitas kegiatan keagamaan perlu terus ditingkatkan melalui kajian Al-Qur’an, hadis, akhlak, fikih keluarga, serta wawasan keislaman yang moderat. Dengan demikian, majelis taklim dapat menjadi ruang yang memperkuat pemahaman agama sekaligus menjaga kerukunan di tengah masyarakat.


Mastur juga mengingatkan pentingnya tata kelola administrasi dalam pengembangan Majelis Taklim Azzahra. Kepengurusan, data anggota, jadwal kegiatan, materi kajian, hingga dokumentasi perlu ditata dengan baik.


“Tertib administrasi bukan sekadar kelengkapan dokumen, tetapi menjadi bagian dari upaya agar program majelis taklim lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” jelasnya.


Ia mendorong Majelis Taklim Azzahra mengembangkan program yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari pembinaan keluarga, pendidikan anak, pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian sosial, hingga pelestarian lingkungan.


Lebih jauh, Achmad Mastur berharap Majelis Taklim Azzahra dapat mengambil peran lebih besar sebagai penggerak kegiatan keagamaan dan sosial di Pulau Panggang.


“Majelis taklim harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika ada kegiatan pengajian. Jadikan Azzahra sebagai motor penggerak kebaikan, yang mampu menghubungkan kegiatan keagamaan dengan kepedulian sosial dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.


Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara Majelis Taklim Azzahra dengan Kementerian Agama, KUA, penyuluh agama Islam, DKM, kelurahan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.


“Kalau semua unsur bergerak bersama, insyaallah majelis taklim akan semakin kuat, programnya semakin luas, dan manfaatnya semakin terasa bagi masyarakat Pulau Panggang,” pungkasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kankemenag Kepulauan Seribu turut menyerahkan bantuan berupa buku-buku keagamaan kepada Majelis Taklim Azzahra. Buku tersebut memuat materi tentang fondasi keluarga sakinah serta kesehatan dalam perspektif Islam, yang diharapkan dapat menambah wawasan dan menjadi bahan pengayaan bagi anggota majelis dalam menjalankan pembinaan keagamaan dan keluarga.


Penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari dukungan Kankemenag Kepulauan Seribu dalam memperkuat literasi keagamaan masyarakat sekaligus mendorong majelis taklim agar terus berkembang sesuai kebutuhan jamaah.


Melalui monitoring dan pembinaan tersebut, Kemenag Kepulauan Seribu terus mendorong majelis taklim agar tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat Kepulauan Seribu yang religius, rukun, peduli, dan berdaya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor