Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, menerima audiensi Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Jakarta Utara di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).
Audiensi tersebut dilakukan PD IGRA Jakarta Utara untuk menyampaikan laporan program kerja yang telah disusun setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) PD IGRA Jakarta Utara. Pertemuan sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun sinergi antara organisasi profesi guru RA dan Kankemenag Jakarta Utara dalam penguatan pendidikan anak usia dini.
Ketua PD IGRA Jakarta Utara, Subur Sutrismi, mengatakan pihaknya juga mengundang Kepala Kankemenag Jakarta Utara untuk hadir dan memberikan arahan dalam sejumlah agenda yang telah disiapkan.
“Kami berharap kehadiran Bapak Kepala Kantor untuk melakukan pembinaan kepada guru-guru kami terkait dengan penyelenggaraan pendidikan sekolah inklusi,” ujar Subur.
Merespons hal tersebut, Mawardi menyambut baik audiensi sekaligus mengapresiasi program kerja yang telah disusun PD IGRA Jakarta Utara. Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan pada jenjang Raudhatul Athfal.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi pengurus PD IGRA yang telah merancang berbagai kegiatan demi kemajuan pendidikan jenjang usia dini di Jakarta Utara,” tutur Mawardi.
Mawardi menilai berbagai program yang telah disusun perlu didukung dengan penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, kerja sama lintas sektor dapat memperluas dukungan sekaligus membuka peluang baru dalam merealisasikan program pendidikan.
“Program-programnya sudah bagus, namun untuk merealisasikannya perlu dilakukan kerja sama serta kolaborasi dengan berbagai pihak yang barangkali bisa dikerjasamakan,” tegasnya.
Ia juga mendorong pengurus PD IGRA untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring dengan berbagai instansi maupun pemangku kepentingan. Langkah tersebut dinilai penting agar program kerja organisasi tidak hanya berjalan secara internal, tetapi mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan mutu pendidikan RA di Jakarta Utara.
“IGRA harus melakukan konsolidasi, harus kenal dengan pihak luar karena Jakarta Utara potensinya luar biasa besar. Intinya jangan hanya berdiam diri saja di zona nyaman, harus melakukan pendekatan,” pungkas Mawardi.
Mawardi berharap sinergi antara Kankemenag Jakarta Utara dan PD IGRA dapat terus diperkuat melalui pembinaan, kolaborasi, dan inovasi. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya layanan pendidikan RA yang berkualitas, inklusif, dan mampu memberikan pengalaman belajar terbaik bagi anak usia dini.