Berita

Hening Nusantara, Penyelenggara Buddha : Sarana Introspeksi Diri Dalam Sebuah Meditasi

Kamis, 21 Mei 2026
Dibaca 419 kali
blog

Jakarta (Humas Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara) — Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mugiyanto, menghadiri kegiatan Hening Nusantara 2026 yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kamis (21/5/2026). Kegiatan doa dan meditasi bersama tersebut dilaksanakan secara serentak oleh umat Buddha di berbagai wilayah Indonesia dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak.

 

Mugiyanto menyampaikan bahwa Hening Nusantara menjadi momentum introspeksi diri melalui meditasi dan penguatan spiritual bagi umat Buddha.

 

“Hening Nusantara bertujuan untuk mengintrospeksi diri dari apa yang telah kita lakukan dalam sebuah meditasi,” ujarnya.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk menata pikiran, mengendalikan amarah, serta memancarkan energi kedamaian bagi sesama umat manusia.

 

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan Hari Raya Waisak, tetapi juga memberikan dampak positif dalam perilaku kehidupan sehari-hari.

 

Dalam kegiatan itu, Mugiyanto turut mengoordinasikan umat Buddha dari Jakarta Utara yang terdiri atas para guru agama Buddha. Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama tersebut juga dihadiri unsur umat Buddha dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

 

Ratusan umat Buddha dari tiga mazhab mengikuti meditasi bersama yang dipimpin Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, seorang bhikkhu asal Indonesia beraliran Theravada. Selain itu, sebanyak 13 bhikkhu dari tiga sangha mazhab, yaitu Mahayana, Theravada, dan Tantrayana, turut hadir dan melantunkan doa secara bergantian.

 

Penyuluh Agama Buddha, Wahyono, mengatakan bahwa Hening Nusantara menjadi sarana memperkuat nilai cinta kasih, welas asih, serta menjaga persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menciptakan kehidupan yang damai, toleran, dan penuh kepedulian sosial demi menjaga keharmonisan bangsa.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor