Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Selatan) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan mengikuti pertemuan rutin DWP Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam rangka halal bihalal bertema “Sinergi untuk Silaturahmi, Berkarya untuk Negeri” pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dihadiri pengurus dan anggota DWP dari tingkat kanwil, lima kota administrasi, serta satu kabupaten di wilayah DKI Jakarta.
Ketua panitia dari DWP Kankemenag Jakarta Selatan, Oktavyanti Latih Prasasti, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema pertemuan dipilih untuk memperkuat semangat kebersamaan setelah Idulfitri sekaligus mempererat hubungan antaranggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kementerian Agama. Oktavyanti mengatakan momentum halal bihalal menjadi ruang untuk saling memaafkan dan membangun kembali semangat kebersamaan dalam menjalankan program organisasi.
Ketua DWP Kementerian Agama Kanwil DKI Jakarta menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi penting dalam organisasi karena mampu memperkuat persaudaraan, membersihkan hati, dan membuka ruang kolaborasi antaranggota. Menurutnya, silaturahmi tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi perlu dilanjutkan dalam bentuk sinergi yang menghasilkan karya nyata bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa sinergi antarpengurus dan anggota DWP menjadi kekuatan untuk melaksanakan berbagai program yang berdampak luas. Program tersebut mencakup dukungan terhadap tugas suami sebagai aparatur, penguatan keluarga, serta inovasi kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Tausiyah dalam kegiatan ini disampaikan oleh Muhammad Zidni Ilmi, penghulu dari KUA Setiabudi yang dikenal luas karena kemampuan berdakwah dalam beberapa bahasa. Muhammad Zidni Ilmi menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan bagian dari upaya menyelesaikan hubungan antarmanusia setelah Ramadan, karena kesalahan kepada sesama harus diselesaikan dengan saling meminta dan memberi maaf secara langsung.
Dalam tausiyahnya, Muhammad Zidni Ilmi juga mengajak peserta meneladani tiga karakter yang disebut sebagai sifat penghuni surga, yaitu menjaga silaturahmi meskipun pernah diputus, memberi kebaikan kepada orang lain tanpa menunggu balasan, dan bersabar terhadap perlakuan yang tidak menyenangkan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun organisasi.
Pertemuan rutin ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh peserta dari DWP Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta serta DWP Kankemenag kabupaten dan kota se-DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan antarpengurus sekaligus mempererat koordinasi program Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kementerian Agama.