Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadan 1447 H di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di Aula Wijaya Kusuma, Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh aparatur sipil negara sebagai bagian dari penutup program pembinaan spiritual selama bulan suci Ramadan.
Acara dimulai pukul 16.00 WIB dengan pembacaan sholawat, zikir, dan doa yang dipimpin Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), Budi Haerawan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha, Masturo, memberikan apresiasi kepada dua ASN yang berhasil menyelesaikan bacaan Al-Qur’an hingga khatam selama bulan Ramadan 1447 H. Ia menyampaikan bahwa menyelesaikan 30 juz dalam satu bulan memerlukan komitmen dan kedisiplinan yang tinggi.
“Menyelesaikan bacaan 30 juz dalam sebulan bukan perkara mudah. Untuk menyelesaikannya perlu kedisiplinan dalam mengatur waktu. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa,” ujar Masturo.
Ia berharap kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi terus dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya. Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat pembinaan spiritual di lingkungan kerja.
Selain memberikan apresiasi, Masturo juga menekankan pentingnya meningkatkan kedisiplinan, khususnya dalam hal kehadiran dan pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara. Ia menyampaikan bahwa kedisiplinan merupakan bagian dari profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ASN yang disiplin akan mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Hal ini secara langsung akan meningkatkan produktivitas institusi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Program Amaliyah Ramadan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat meliputi salat berjamaah, kultum Ramadan, tadarus Al-Qur’an, serta bimbingan baca tulis Al-Qur’an yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keagamaan dan kinerja aparatur.