Berita

Biasakan Baca Iqro dan Al-Qur’an, Kemenag Kepulauan Seribu Bimbing Siswa MTsN 26 Pulau Pramuka

Selasa, 27 Januari 2026
Dibaca 16 kali
blog

Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Penyuluh Agama Islam dan Penghulu KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melaksanakan kegiatan Bimbingan Keagamaan bagi siswa-siswi MTsN 26 Kepulauan Seribu Kampus B yang berlokasi di Pulau Pramuka, pada Selasa (27/1/2026).


Kegiatan bimbingan keagamaan yang dipusatkan di Masjid Al Makmuriyah tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Juhaeriyah dan Istiana Rahma, serta Penghulu KUA Kepulauan Seribu Utara Muhammad Faiz Fikri.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Penyuluh Agama Islam, khususnya dalam pembiasaan membaca Iqro dan Al-Qur’an bagi peserta didik sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.


Juhaeriyah, salah satu Penyuluh Agama Islam, menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini para siswa dibimbing untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.


“Kami ingin membiasakan anak-anak untuk dekat dengan Al-Qur’an sejak dini, bukan hanya mampu membacanya, tetapi juga mencintainya sebagai pedoman hidup,” ujar Juhaeriyah.


Selain praktik membaca, penyuluh dan penghulu juga menyampaikan materi tentang hak-hak Al-Qur’an yang wajib dipahami dan diamalkan oleh setiap Muslim.


“Al-Qur’an memiliki hak atas diri kita, sehingga tidak cukup hanya dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.


Lebih lanjut, Juhaeriyah menjelaskan bahwa hak-hak Al-Qur’an yang disampaikan dalam bimbingan tersebut meliputi mengimaninya, membacanya dengan baik dan benar, mentadabburi kandungannya, mengamalkan ajarannya, serta menghafalnya sebagai bentuk menjaga kemurnian Al-Qur’an.


“Dengan memahami hak-hak Al-Qur’an, diharapkan peserta didik mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan akhlak dalam kehidupan mereka,” jelasnya.


Juhaeriyah bersama rekan-rekannya berharap kegiatan bimbingan keagamaan ini dapat membentuk karakter religius peserta didik serta menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.


“Semoga kegiatan ini dapat melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian mereka,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor