Jakarta (Humas MTsN 10 Jakarta) — Sebanyak tujuh siswa MTsN 10 Jakarta berhasil menerbitkan dan meluncurkan buku pada kegiatan Festival Jakarta Panen Buku 2025 yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya literasi yang sejalan dengan program Kementerian Agama dalam mendorong pengembangan potensi peserta didik madrasah.
Festival Jakarta Panen Buku 2025 dihadiri oleh Pramono, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Kepala Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, perwakilan siswa, serta insan media. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap peningkatan literasi dan kreativitas pelajar.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia menyatakan, “Diharapkan kegiatan Festival Jakarta Panen Buku 2025 ini dapat menginspirasi pikiran-pikiran yang baik dan sehat untuk kita semua.”
Keikutsertaan siswa MTsN 10 Jakarta dalam festival tersebut menjadi hasil dari pembinaan literasi yang dilakukan madrasah. Secara tidak langsung, pihak madrasah mendorong siswa untuk menyalurkan ide dan gagasan melalui karya tulis yang dapat dibaca masyarakat luas.
Salah satu siswa penulis, Zahro, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Saya sangat senang dan bangga karena tidak menyangka buku yang saya tulis bisa diterbitkan dan dipresentasikan di acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kinandya menjelaskan tantangan yang dihadapinya selama proses menulis. Ia menyebutkan bahwa membagi waktu antara kegiatan sekolah dan menulis bukan hal mudah. “Ada saat-saat kehabisan ide dan merasa lelah, tetapi saya berusaha tetap menyelesaikan tulisan ini,” ungkapnya.
Motivasi menulis juga disampaikan oleh Dafinah yang ingin berbagi pengalaman melalui karya tulis. Ia mengatakan, “Saya ingin tulisan ini bermanfaat dan bisa memotivasi anak-anak lain untuk berani menulis dan berkarya.”
Pihak madrasah secara tidak langsung mendukung kegiatan tersebut melalui bimbingan dan pendampingan kepada siswa. Dukungan serupa juga datang dari orang tua yang terus memberikan semangat kepada anak-anak mereka selama proses penulisan.
Partisipasi tujuh siswa MTsN 10 Jakarta dalam Festival Jakarta Panen Buku 2025 menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan pelajar yang aktif berkontribusi dalam penguatan literasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa madrasah lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan berkarya melalui buku.