Berita
Informasi

Tim Puskurjar Kemendikdasmen Laksanakan Studi Banding Sekolah Nasional Terintegrasi di MIN 4 Jakarta Selatan

Sabtu, 11 April 2026
Dibaca 253 kali
blog

Tim Puskurjar Kemendikdasmen Laksanakan Studi Banding Sekolah Nasional Terintegrasi di MIN 4 Jakarta Selatan.

Jakarta (Humas MIN 4 Jakarta) --- Kementerian Agama terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan mutu pendidikan melalui dukungan terhadap kegiatan studi banding Pelaksanaan Sekolah Nasional Terintegrasi di MIN 4 Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi momentum strategis dalam pertukaran praktik baik pengembangan kurikulum dan pembelajaran terintegrasi. Kegiatan berlangsung di ruang Multi Media MAN 4 Jakarta dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Adib, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, serta jajaran terkait yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan inovasi pendidikan di madrasah.

 

Kunjungan ini diikuti oleh unsur guru, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan lembaga swadaya masyarakat, serta pihak lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan model Sekolah Nasional Terintegrasi. Kehadiran para peserta disambut hangat oleh pihak madrasah dengan rangkaian agenda paparan dan diskusi interaktif.

 

Kegiatan diawali dengan pengenalan profil dan program unggulan madrasah, dilanjutkan dengan paparan dari Kepala MIN 4 Jakarta Selatan, Hery Purnawan, bersama Koordinator Kurikulum, Amat Sarifudin, serta perwakilan Cambridge, Cynthia. Paparan juga disampaikan oleh perwakilan MTsN 3 Jakarta dan MAN 4 Jakarta yang menampilkan praktik baik pada setiap jenjang pendidikan.

 

Dalam pemaparannya, masing-masing satuan pendidikan menampilkan strategi implementasi kurikulum terintegrasi yang menggabungkan penguatan akademik, nilai-nilai keagamaan, serta pengembangan karakter peserta didik. Kolaborasi antarjenjang dan dukungan sarana prasarana menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program tersebut.

 

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengikuti sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait sistem pelaksanaan, evaluasi program, hingga tantangan dalam mengimplementasikan model Sekolah Nasional Terintegrasi. Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

 

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menyampaikan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai keagamaan.

 

“Madrasah harus terus berinovasi dan menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan terintegrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun penguatan sinergi antara Kementerian Agama, Kemendikdasmen, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong lahirnya model pendidikan yang terintegrasi, inovatif, dan berdaya saing global.

 

Studi banding ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan inspirasi dalam mengembangkan sistem pendidikan yang holistik, sehingga madrasah semakin berperan sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor