Berita

SPMB 2026–2027: Awal Perjalanan Baru Calon Murid MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif

Senin, 2 Maret 2026
Dibaca 229 kali
blog

Suasana pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026–2027 di MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Sabtu (28/02/2026)

Jakarta (Humas MIN 14) --- Suasana halaman MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi, para calon murid baru datang bersama orang tua mereka. Mereka mengikuti rangkaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026–2027 yang digelar pada Sabtu, (28/02/2026).


Kegiatan diawali dengan proses registrasi yang dibuka pukul 07.30 WIB. Para panitia menyambut peserta dan membantu memastikan seluruh berkas administrasi lengkap. Tepat pukul 08.30 WIB, seleksi resmi dimulai dan berlangsung hingga selesai.


Seleksi tahun ini terdiri dari dua aspek utama, yakni tes potensi akademik dan penilaian kemandirian. Ruang-ruang kelas yang digunakan untuk seleksi disiapkan dengan suasana nyaman agar anak-anak tetap merasa tenang.


Di waktu yang sama, para orang tua tidak hanya menunggu, tetapi juga mengikuti kegiatan sosialisasi di ruang terpisah. Bertempat di masjid Ma'had Al-Azhar Asy-Syarif, orang tua mendapatkan penjelasan mengenai program komite madrasah serta pemaparan profil sekolah yang disampaikan oleh para koordinator bidang dan pengurus komite.


Kepala madrasah, Ru’yat Ismail, menyampaikan bahwa proses seleksi bukan semata-mata mencari anak yang paling pintar, tetapi juga melihat kesiapan belajar dan karakter calon murid. “Kami ingin memastikan setiap anak yang bergabung di madrasah ini siap tumbuh dan berkembang bersama. Yang kami nilai bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga kemandirian dan sikap,” ujar Ru’yat Ismail.


Ia juga menambahkan bahwa madrasah berkomitmen memberikan lingkungan belajar yang aman, religius, dan menyenangkan. Menurutnya, kerja sama antara sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak di masa mendatang.


Sementara itu, Ketua SPMB madrasah, Nasrudin, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi telah dipersiapkan dengan matang oleh panitia. “Kami berusaha menjalankan proses seleksi secara objektif dan transparan. Harapannya, hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan dasar,” jelas Nasrudin.


Ia juga mengapresiasi antusiasme para orang tua yang mengikuti sosialisasi dengan tertib. Menurutnya, partisipasi orang tua sejak awal menjadi tanda positif dalam membangun komunikasi yang baik antara keluarga dan madrasah. (dm)

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor