Jakarta (Humas MTsN 42 Jakarta Timur) — Prestasi membanggakan kembali diraih MTs Negeri 42 Jakarta Timur. Arkinantyaranissa Berlianty Ghayda, siswi kelas VIII, berhasil meraih Juara I Cabang Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Duren Sawit yang diselenggarakan pada 4 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Arkinanty menampilkan hafalan Al-Qur'an dan tilawah yang memukau di hadapan dewan hakim. Dengan penguasaan hafalan yang baik, bacaan yang fasih, penerapan kaidah tajwid yang tepat, serta penghayatan lagu tilawah yang baik, ia berhasil meraih nilai tertinggi pada cabang yang diperlombakan.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan bidang keagamaan di MTsN 42 Jakarta Timur dalam menumbuhkan generasi Qur'ani yang unggul. Capaian ini juga memperkuat komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik, baik pada aspek akademik maupun nonakademik.
Kepala MTsN 42 Jakarta Timur Akhmad Hakim menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Arkinanty. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan berlatih, serta sinergi antara peserta didik, orang tua, guru pembimbing, dan seluruh warga madrasah.
"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah akan terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik," ujarnya.
Berkat capaian tersebut, Arkinanty berhak mewakili Kecamatan Duren Sawit pada Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Pada ajang tersebut, ia akan bersaing dengan para juara terbaik dari seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Timur.
Akhmad Hakim menyampaikan doa dan dukungan agar Arkinanty dapat kembali menorehkan prestasi pada tingkat kota. Madrasah berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, mengembangkan potensi diri, serta mengharumkan nama madrasah dan Kementerian Agama melalui prestasi di bidang keagamaan.