Jakarta (Humas MIN 9) — Siswa MIN 9 Jakarta Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21, dengan meraih medali perunggu pada babak final yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pondok Cabe, Minggu (26/4/2026).
Kompetisi bergengsi tersebut diikuti sekitar 2.300 finalis terbaik dari seluruh Indonesia yang telah lolos melalui tahapan seleksi ketat, mulai dari babak penyisihan hingga semifinal. Ajang ini menjadi salah satu wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis bagi siswa di bidang matematika.
MIN 9 Jakarta Selatan mengirimkan empat siswa terbaik yang tergabung dalam ekstrakurikuler Bengkel MIPA, yakni Muhammad Tsaqeeb Azzayn (kelas 1), Raisyah Almira (kelas 3), Muhammad Sakhi Fawas (kelas 5), dan Yazid Kamil Khoironi (kelas 6). Keempatnya berhasil menembus babak final setelah melalui proses seleksi yang kompetitif.
Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji kemampuan berpikir logis, analitis, serta keterampilan memecahkan masalah melalui pendekatan matematika nalaria. Persaingan yang ketat tidak menyurutkan semangat para siswa untuk tampil maksimal.
Hasil membanggakan diraih oleh Muhammad Tsaqeeb Azzayn yang berhasil meraih medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan intensif, serta dukungan berbagai pihak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Pelatih Bengkel MIPA, Erna, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para siswa yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama proses pembinaan.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan anak-anak. Mereka telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan semangat luar biasa. Medali ini adalah hasil dari kerja keras mereka, dan kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.
Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara siswa, pembina, dan dukungan orang tua.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi madrasah kami. Kami mengapresiasi kerja keras siswa, pembina, serta dukungan orang tua. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan yang lebih besar di masa depan,” tuturnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, KMNR juga menjadi sarana pembelajaran berharga bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademik.
Dengan capaian ini, MIN 9 Jakarta Selatan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul di bidang akademik. Prestasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan berani menghadapi kompetisi di berbagai bidang.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan yang terarah, kerja keras siswa, serta dukungan dari madrasah dan orang tua menjadi kunci dalam menghasilkan prestasi yang berkelanjutan.