Berita
Kegiatan Madrasah

Siswa MIN 8 Jakarta Jadi Presenter Program “Jumpa Tokoh” Bersama KaKanKemenag

Selasa, 5 Mei 2026
Dibaca 121 kali
blog

Bangga! Siswa-siswi MIN 8 Jakarta Selatan tampil sebagai presenter program “Jumpa Tokoh” bersama Kepala Kankemenag Jakarta Selatan untuk memperkenalkan budaya Betawi di televisi lokal.

Jakarta Selatan (Humas MIN 8 Jakarta Selatan) — Siswa dan siswi MIN 8 Jakarta mendapat kesempatan menjadi presenter dalam program edukatif dan pelestarian budaya “Jumpa Tokoh” bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim. 

 

Program “Jumpa Tokoh” digelar sebagai upaya memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, public speaking, dan kepercayaan diri di depan publik.

 

Dalam kegiatan tersebut, para siswa MIN 8 Jakarta Selatan berperan sebagai presenter dan mewawancarai langsung Kepala Kankemenag Jakarta Selatan. Para peserta tampil aktif memandu jalannya acara dengan suasana yang hangat dan interaktif.

 

Presenter laki-laki diperankan oleh Muhammad Ghalib Hilmi dan Ghodi Gus' Althof, sementara presenter perempuan diperankan oleh Arsyifa Hania Syakira dan Saviea Shafa Andhira. Keempat siswa tampil percaya diri, komunikatif, dan mampu membawakan acara dengan baik di hadapan narasumber maupun tim produksi.

 

Kepala Kankemenag Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim, mengapresiasi keterlibatan siswa madrasah dalam program tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana positif dalam membangun karakter, kemampuan komunikasi, dan wawasan budaya peserta didik.

 

Ia menilai madrasah tidak hanya berperan dalam penguatan akademik dan pendidikan keagamaan, tetapi juga mendorong pengembangan bakat, kreativitas, serta kompetensi siswa di berbagai bidang, termasuk dunia penyiaran dan media komunikasi.

 

"Keterlibatan siswa dalam program “Jumpa Tokoh” merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik," sambungnya. 

 

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para siswa terlihat mampu beradaptasi dengan proses produksi program televisi serta aktif berdialog bersama narasumber. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran langsung yang bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan kerja sama tim.

 

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk terus berkarya, berprestasi, serta ikut melestarikan budaya Betawi melalui media dan dunia pendidikan. Program tersebut juga menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak generasi muda yang religius, kreatif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor