Jakarta (MIN 11 Jakarta Barat) — Peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Jakarta Barat binaan Kementerian Agama berhasil menorehkan prestasi di bidang sains dan teknologi dengan melaju ke babak semifinal Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) kategori robotik. Prestasi tersebut diraih oleh Rato Kirani Syauqiyah dan Andrea Arka Wijaya setelah melalui tahapan seleksi yang ketat pada kompetisi tingkat nasional tersebut.
KoSSMI merupakan ajang kompetisi sains nasional yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan peserta didik dalam bidang sains dan teknologi, termasuk robotik yang menjadi salah satu kategori yang dilombakan.
Keikutsertaan siswa MIN 11 Jakarta Barat dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan akademik yang terus didorong oleh Kementerian Agama melalui penguatan mutu pendidikan madrasah. Program pembinaan ini diarahkan agar peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rato Kirani Syauqiyah menyampaikan bahwa dirinya bersama tim telah melakukan persiapan secara intensif sebelum mengikuti kompetisi, “Kami berlatih secara rutin dan mempelajari berbagai materi robotik agar bisa mengikuti setiap tahap seleksi dengan baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Andrea Arka Wijaya yang mengaku mendapat dukungan penuh dari guru pembina dan pihak madrasah selama proses persiapan. Ia mengatakan bahwa latihan dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan dasar hingga simulasi soal kompetisi. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan di madrasah berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Kepala MIN 11 Jakarta Barat dalam keterangan tertulis menyampaikan apresiasi atas capaian peserta didiknya yang berhasil melaju hingga babak semifinal. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras siswa serta bimbingan guru yang terus mendampingi proses pembelajaran dan latihan, “Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam bidang sains dan teknologi jika dibina secara konsisten,” ujarnya.
Menurutnya, madrasah terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan akademik, pembinaan olimpiade, serta keikutsertaan dalam berbagai kompetisi. Upaya tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pendidikan madrasah yang dilaksanakan di bawah pembinaan Kementerian Agama.
Dengan keberhasilan melaju ke babak semifinal KoSSMI kategori robotik, kedua siswa diharapkan dapat memberikan hasil terbaik pada tahap selanjutnya. Pihak madrasah menyatakan akan terus memberikan pendampingan agar peserta didik dapat mengikuti kompetisi dengan maksimal serta membawa nama baik madrasah dan Kementerian Agama di tingkat nasional.
Prestasi yang diraih siswa MIN 11 Jakarta Barat menjadi salah satu indikator bahwa penguatan pendidikan madrasah yang dilakukan Kementerian Agama memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui lahirnya peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kemampuan di bidang sains dan teknologi.