Jakarta (Humas MIN 4 Jakarta Selatan) — Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 25 November 2025, MIN 4 Jakarta Selatan menyelenggarakan persembahan seni dari siswa pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di panggung halaman madrasah itu disambut antusias oleh seluruh warga madrasah dan menjadi momentum untuk menghargai peran guru sebagai pilar pendidikan. Program ini sekaligus menunjukkan dukungan Kementerian Agama dalam membangun ekosistem pendidikan yang kreatif, humanis, dan bermakna bagi peserta didik.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Rizki Alfan, siswa kelas 6A, yang membawa suasana khidmat di awal kegiatan. Setelah pembacaan ayat suci selesai, Kepala MIN 4 Jakarta Selatan menyampaikan ucapan selamat Hari Guru sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh guru atas pengabdian yang selama ini diberikan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kerja keras guru menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas pembelajaran dan reputasi madrasah.
Persembahan seni kali ini melibatkan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang menampilkan berbagai karya sebagai bentuk penghormatan kepada para guru. Setiap kelas menampilkan karya yang telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh, mulai dari puisi, lagu, hingga drama. Pihak madrasah menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang kepada siswa mengekspresikan bakat dan kreativitas sekaligus memperkuat hubungan emosional antara siswa dan guru.
Segmen pembacaan puisi berantai menjadi salah satu penampilan yang paling mendapat perhatian. Dengan penghayatan mendalam, siswa dari tingkat rendah membawakan puisi bertema guru yang berhasil menyentuh para penonton. Tepuk tangan meriah mengiringi akhir penampilan tersebut sebagai bentuk apresiasi.
Selain puisi, siswa juga menampilkan lagu-lagu bertema kasih sayang kepada guru. Suasana panggung tampak hidup ketika para siswa menyanyikan lagu dengan penuh semangat. Para guru terlihat menikmati setiap rangkaian penampilan yang disuguhkan. Penampilan drama siswa kelas 5 dan 6 pun tidak kalah menarik. Drama bertema perjuangan seorang guru berhasil mengundang tawa sekaligus mengharukan karena pesan moral yang disampaikan dengan cara menyenangkan dan mudah dipahami.
Salah satu peserta, Faika, siswi kelas 6A, mengungkapkan rasa gembiranya dapat tampil pada perayaan tersebut. “Saya sangat senang dapat tampil di panggung, karena mungkin ini tampilan saya terakhir sebelum saya fokus pada kegiatan ujian,” ujarnya.
Melalui kegiatan persembahan seni ini, MIN 4 Jakarta Selatan berharap hubungan antara siswa dan guru semakin erat serta menumbuhkan rasa hormat dan penghargaan terhadap peran guru dalam dunia pendidikan. Pihak madrasah menilai bahwa kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memperkuat pembelajaran berbasis karakter, kreativitas, dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.