Jakarta (Humas MTsN 32 Jakarta Selatan) — Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Khairani, mengajak guru dan tenaga kependidikan MTsN 32 Jakarta menjadikan profesi pendidik sebagai amanah mulia yang dijalankan dengan hati, profesionalisme, dan semangat berprestasi. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan pada Rapat Kerja (Raker) MTsN 32 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (24/6/2026).
Dalam arahannya, Khairani menegaskan bahwa tugas seorang guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, menginspirasi cita-cita peserta didik, serta mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
"Mengajar dengan hati, berkarya dengan prestasi. Guru bukan sekadar profesi, tetapi amanah untuk menanamkan nilai, membentuk karakter, menginspirasi mimpi, dan menyiapkan masa depan," tegas Khairani.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari capaian akademik peserta didik, melainkan juga dari keberhasilan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membentuk pribadi peserta didik yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Menurut Khairani, guru merupakan teladan utama di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, setiap pendidik dituntut untuk menunjukkan keteladanan melalui sikap, tutur kata, dan perilaku dalam menjalankan tugas serta berinteraksi dengan peserta didik maupun sesama warga madrasah.
Ia juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme melalui inovasi, kolaborasi, serta pengembangan diri yang berkelanjutan. Menurutnya, prestasi madrasah merupakan hasil kerja bersama yang lahir dari komitmen seluruh warga madrasah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.
"Prestasi madrasah tidak dibangun oleh satu orang, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh guru dan tenaga kependidikan yang memiliki semangat untuk terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.
Pembinaan tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta rapat kerja. Berbagai pesan yang disampaikan menjadi motivasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya kerja yang profesional, serta memberikan pelayanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Melalui Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027, MTsN 32 Jakarta semakin meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Komitmen tersebut diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang unggul, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang bermutu dan berdaya saing.