Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta Timur memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui Rapat Kerja (Raker) Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Aula MAN 9 Jakarta Timur ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian, menyusun program strategis, serta memperkuat transformasi layanan pendidikan yang adaptif, digital, dan akuntabel.
Kepala MAN 9 Jakarta Timur, Pramesti Indraningsih, mengatakan penyusunan program kerja telah melalui pembahasan komprehensif dalam sidang-sidang komisi yang melibatkan seluruh unsur madrasah. Menurutnya, evaluasi terhadap program yang telah berjalan menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah strategis pada tahun pelajaran mendatang.
"Raker ini sudah dimulai sejak kemarin hingga sidang komisi. Kami mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan, kemudian merefleksikannya dan menyusun program-program untuk tahun berikutnya," ujar Pramesti.
Pramesti mengakui tahun pelajaran sebelumnya diwarnai tantangan efisiensi anggaran. Namun, kondisi tersebut justru menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi dalam pengelolaan program dan layanan pendidikan sehingga madrasah tetap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan madrasah. Menurutnya, perencanaan berbasis digital, layanan yang semakin modern, serta tata kelola yang transparan menjadi kebutuhan untuk menjawab perkembangan zaman.
"Mari kita saling berkontribusi positif dan berkolaborasi meningkatkan mutu MAN 9 Jakarta melalui perencanaan berbasis digital, digitalisasi layanan, serta tata kelola yang akuntabel," ajaknya.
Pramesti turut menyampaikan apresiasi yang diberikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Viola Cempaka, terhadap perkembangan MAN 9 Jakarta Timur. Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk mewujudkan visi penerapan standar kurikulum Cambridge.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan menjadikan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai energi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"MAN 9 Jakarta Timur memiliki modal besar untuk semakin maju, semakin melesat, unggul, dan berprestasi," kata Affan.
Affan menegaskan bahwa madrasah kini telah menjadi pilihan utama masyarakat. Oleh karena itu, seluruh sivitas madrasah dituntut menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penguatan kompetensi pendidik, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Menurutnya, guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran semakin menarik, efektif, dan relevan dengan karakteristik generasi saat ini.
Menutup arahannya, Affan menyampaikan tiga pesan utama sebagai landasan dalam menjalankan program kerja madrasah, yakni adaptif terhadap perkembangan teknologi, menjadi teladan bagi peserta didik, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi.
Rapat kerja tersebut juga menjadi komitmen bersama MAN 9 Jakarta Timur untuk mengintegrasikan layanan digital, memperkuat akuntabilitas tata kelola, serta meningkatkan kolaborasi dengan komite dan orang tua peserta didik dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan prestasi.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur Jumanto, Pengawas Madrasah Artati Ismailia, Kepala Urusan Tata Usaha Agus Afwullah, para wakil kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, komite madrasah, serta perwakilan orang tua peserta didik MAN 9 Jakarta Timur.