Jakarta (Humas MTsN 14 Jakarta) — MTs Negeri 14 Jakarta Timur mengikuti kegiatan nonton bersama Kultum Ramadan (KURMA) 1447 H yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa di seluruh madrasah se-DKI Jakarta sebagai bagian dari pembinaan keagamaan selama bulan Ramadan.
Program KURMA merupakan inisiatif Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta yang dilaksanakan secara serentak melalui siaran langsung. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan spiritual kepada peserta didik melalui ceramah singkat Ramadan yang dapat diikuti bersama oleh seluruh siswa madrasah.
Di MTs Negeri 14 Jakarta Timur, kegiatan dilaksanakan di dua kampus dengan pengaturan tempat yang berbeda. Di Kampus A Halim Perdanakusuma, siswa perempuan mengikuti kegiatan di ruang multimedia, sedangkan siswa laki-laki mengikuti dari masjid madrasah. Sementara itu, di Kampus B Rawa Binong, siswa mengikuti siaran kultum dari ruang kelas masing-masing dengan pendampingan guru.
Materi kultum pada hari tersebut disampaikan oleh Kemal Azka Ridha dari MAN 2 Jakarta Timur yang membahas tentang kebersihan hati dan lingkungan selama bulan Ramadan. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya berkaitan dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga sikap serta memperbaiki hubungan dengan sesama.
“Kebersihan hati akan berdampak pada lingkungan sekitar. Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan dengan sesama manusia,” ujar Kemal dalam siaran kultum yang disimak para siswa.
Selama kegiatan berlangsung, siswa diminta mencatat poin penting dari materi yang disampaikan. Salah satu siswa kelas VII Kampus B, Gladis, mengatakan bahwa kegiatan tersebut membantu dirinya memahami isi ceramah dengan lebih baik. “Aku merasa hati yang bersih bisa membuat lingkungan lebih nyaman dan damai,” ujarnya.
Siswa lainnya, Sasha, juga menyampaikan bahwa kegiatan merangkum materi membuatnya lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan penceramah. Ia mengatakan bahwa dengan menulis kembali isi kultum, dirinya dapat memahami materi dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Guru pendamping yang bertugas selama kegiatan, di antaranya Fahmi Adriansyah, M. Abdur Rofie, Ana Kurinia, dan Siti Ramadani, menyampaikan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan aktif. Mereka menjelaskan bahwa program pembinaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama membantu madrasah dalam menanamkan nilai keagamaan secara terarah.
Kepala MTs Negeri 14 Jakarta Timur, Evi Suryani, mengatakan bahwa kegiatan KURMA menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa selama Ramadan. Ia menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama memudahkan madrasah dalam memberikan materi keagamaan yang sama kepada seluruh siswa.
“Saya melihat siswa mengikuti kegiatan dengan baik dan mencatat materi yang disampaikan. Program ini membantu madrasah dalam menanamkan nilai spiritual dan kebersamaan selama bulan Ramadan,” kata Evi Suryani.
Melalui program KURMA yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, madrasah di wilayah DKI Jakarta dapat melaksanakan pembinaan keagamaan secara terpadu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter peserta didik serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pendidikan yang menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan.