Jakarta (Humas MTsN 32 Jakarta Selatan) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 32 Jakarta Selatan menggelar Kajian Parenting sebagai upaya penguatan peran keluarga dan madrasah dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik di era digital. Kegiatan berlangsung di Masjid Daar El Fikr MTsN 32 Jakarta, Kamis (8/1/2025), dan diikuti oleh para orang tua peserta didik serta guru.
Kajian parenting mengusung tema Menjadi Orang Tua di Zaman Digital: Mendidik Anak di Tengah Arus Pergaulan. Secara tidak langsung disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta dalam memperkuat pendidikan karakter dan ketahanan keluarga melalui satuan pendidikan madrasah.
Narasumber kajian, Lulung Mumtaza, memaparkan tantangan pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial, serta dinamika pergaulan remaja. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi yang sehat, pendampingan yang bijak, dan penanaman nilai moral sejak dini.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komite Madrasah bersama Koordinator Kelas sebagai wadah penyamaan visi antara orang tua dan madrasah. Ketua Komite MTsN 32 Jakarta Selatan Sulastri menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pendidikan anak, “Kajian parenting ini sangat penting untuk mempererat komunikasi antara orang tua dan madrasah, sekaligus membekali orang tua agar lebih siap menghadapi tantangan mendidik anak di era digital,” ujar Sulastri.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi yang disampaikan secara komunikatif dan aplikatif. Secara tidak langsung, kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kajian parenting ini, Kepala Madrasah MTsN 32 Jakarta berharap sinergi antara orang tua, guru, dan madrasah semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkarakter. Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kanwil Kemenag DKI Jakarta dalam mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan aktif dalam penguatan ketahanan keluarga dan pembentukan generasi berakhlak di tengah era digital.