Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Pembekalan penulisan artikel ilmiah bagi guru madrasah dalam rangka menghadapi North Jakarta Madrasah Competition (nJMC) 2026 digelar secara virtual pada Rabu, (13/5/2026), dengan menghadirkan Dewan Pakar Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Raya Jakarta Utara, Iwan Setiadi, sebagai narasumber.
Kegiatan yang diikuti oleh guru madrasah negeri dan swasta tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang kompetisi madrasah tingkat Kota Jakarta Utara yang diinisiasi oleh Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) bekerja sama dengan DPD PGMI Raya Jakarta Utara.
Dalam pemaparannya, Iwan Setiadi menyampaikan pentingnya perubahan pola pikir guru terhadap penelitian ilmiah yang selama ini kerap dianggap sulit. Ia menegaskan bahwa penelitian dapat dilakukan secara sederhana melalui proses pembelajaran di kelas melalui refleksi setelah kegiatan mengajar.
“Setiap selesai mengajar, guru dapat melakukan refleksi untuk melihat kelebihan dan kekurangan pembelajaran. Dari proses itu akan muncul ide perbaikan pembelajaran,” ujar Iwan.
Ia juga menjelaskan bahwa materi pembekalan tersebut merujuk pada buku karyanya berjudul Cara Jempolan Menulis Artikel Ilmiah, yang memuat panduan praktis mulai dari menemukan ide penelitian hingga penyusunan artikel ilmiah, termasuk pemanfaatan teknologi secara bijak dalam proses penulisan.
Selain itu, peserta juga dibekali template artikel lomba, tema yang diangkat dalam nJMC 2026, serta kriteria penilaian yang akan digunakan dalam kompetisi tersebut. Materi tambahan mengenai lomba video pembelajaran bagi guru juga turut disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Iwan menjelaskan terdapat tiga tahapan utama dalam penulisan artikel ilmiah, yaitu menemukan ide dan permasalahan penelitian, menyusun serta mengembangkan hasil penelitian dalam format artikel, serta melakukan pengecekan plagiarisme sebelum proses pengunggahan karya.
“Guru dapat langsung menuliskan hasil dan pembahasan menggunakan template, kemudian melengkapi bagian lain seperti metode, pendahuluan, kesimpulan, referensi, dan abstrak sebelum proses submit,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa nJMC 2026 menjadi ajang penguatan kompetensi guru madrasah sekaligus sarana diseminasi praktik baik pembelajaran di kelas. Kegiatan ini juga diharapkan dapat diikuti oleh guru dari seluruh jenjang madrasah, mulai dari MI, MTs, hingga MA.
Sebagai informasi, North Jakarta Madrasah Competition (nJMC) 2026 merupakan ajang kompetisi yang memperlombakan kategori peserta didik dan pendidik, yang bertujuan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah di wilayah Jakarta Utara.