Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Untuk mengenalkan kekayaan budaya dan memperkuat rasa persatuan bangsa secara langsung dan interaktif bagi peserta didik, mengunjungi TMII yang menyajikan berbagai miniatur budaya nusantara melalui puluhan Anjungan daerah, rasanya perlu untuk dicoba.
Seperti yang dilakukan oleh MI Al-Ihsaniyah, Tanjung Priok Jakarta Utara. Dalam rangka memberikan pembelajaran yang lebih luas dan relevan dengan keberagaman suku, budaya dan bahasa di Indonesia, mengadakan kegiatan outing class dengan berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, pada Rabu, [14/1/2026].
Lebih dari itu, Outing Class yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi dari kelas 1 s.d 6 dan 15 GTK ini disebut oleh Kamad Nur Hasanuddin merupakan upaya nyata madrasah membekali siswa agar mampu menjaga warisan leluhur, memperkuat jati diri serta menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
"Memberikan pembelajaran dan wawasan yang lebih luas tentang budaya dan keberagaman kepada siswa dengan cara yang menyenangkan dan edukatif," kata Kamad Hasan kepada tim Humas.
Kamad mengabarkan, selama kegiatan, MI Al-Ihsaniyah mengunjungi sejumlah Anjungan seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung. Di setiap Anjungan, para siswa diperkenalkan beberapa arsitektur rumah panggung, replika candi, pakaian adat, kerajinan, kuliner, kesenian dan berbagai kekayaan khas daerah oleh staf Anjungan secara interaktif.
"Kegiatan ini sangat linear dan relevan dengan kurikulum merdeka yang berfokus pada pengalaman langsung dan penguatan karakter serta pelestarian budaya lokal," ujarnya.
Dengan menghargai budaya, adat istiadat, suku, ras dan agama sejak dini, Kamad berharap para peserta didik bisa memperkaya wawasan, saling menghargai, menjaga kerukunan dan memupuk solidaritas sosial, hidup berdampingan secara harmonis sesuai semboyan "Bhineka Tunggal Ika".