Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta resmi membuka Program Asistensi Perpustakaan Madrasah IMASIP Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan madrasah. Kegiatan berlangsung di lingkungan MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif dan dibuka oleh Kepala Madrasah, Faizah.
Program asistensi tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (IMASIP) FIB Universitas Indonesia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa akan mendampingi pengelolaan perpustakaan madrasah agar semakin modern, nyaman, inovatif, dan mampu menjadi pusat literasi bagi peserta didik.
Dalam sambutannya, Faizah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan IMASIP FIB Universitas Indonesia kepada MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif sebagai mitra pelaksanaan program. Menurutnya, kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mendukung penguatan Gerakan Literasi Madrasah.
"Kami menyambut dengan penuh rasa syukur dan bangga kehadiran IMASIP FIB Universitas Indonesia di MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif. Semoga melalui program asistensi ini, perpustakaan madrasah semakin berkembang menjadi pusat literasi yang modern, nyaman, dan mampu menumbuhkan kecintaan membaca serta semangat belajar sepanjang hayat bagi peserta didik," ujar Faizah.
Ia menjelaskan bahwa perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, tetapi telah berkembang menjadi ruang belajar yang kreatif, kolaboratif, dan inspiratif. Karena itu, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menghadirkan inovasi dalam pengelolaan perpustakaan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Ketua IMASIP FIB Universitas Indonesia, Heri, menyampaikan bahwa program asistensi perpustakaan merupakan wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah dan madrasah. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi sekaligus melahirkan generasi yang kritis dan kreatif.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif. Perpustakaan bukan sekadar ruang penyimpanan buku, tetapi ruang tumbuhnya ide, kreativitas, dan budaya literasi yang akan melahirkan generasi pembelajar sepanjang hayat," kata Heri.
Selama pelaksanaan program, tim IMASIP FIB Universitas Indonesia akan mendampingi pengelola perpustakaan dalam penataan koleksi, pengelolaan administrasi, peningkatan layanan kepada pemustaka, serta penyusunan berbagai program literasi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.
Melalui kolaborasi ini, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif memperkuat komitmennya dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat literasi yang aktif, inovatif, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kerja sama dengan perguruan tinggi juga diharapkan memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi pembelajar yang gemar membaca, berpikir kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.