Jakarta (Humas MIN 9 Jakarta) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan melalui penyelenggaraan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 April 2026 ini diikuti oleh 109 siswa kelas VI dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
TKA merupakan instrumen evaluasi nasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa pada akhir jenjang pendidikan dasar. Di MIN 9 Jakarta Selatan, pelaksanaan ujian dilakukan secara terstruktur dengan pembagian ruang yang tertib serta pengawasan ketat guna menjamin integritas dan objektivitas hasil.
Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, menyampaikan bahwa kesiapan siswa telah dipersiapkan secara matang melalui berbagai simulasi dan penguatan materi sebelum pelaksanaan ujian.
“Fokus kami tidak hanya pada capaian nilai, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam menerapkan literasi dan logika matematika untuk menyelesaikan persoalan nyata,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan ujian, Selasa (28/4/2026).
Pada hari pertama, siswa mengerjakan materi literasi matematika serta survei karakter. Sementara itu, pada hari kedua difokuskan pada literasi Bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar. Format TKA tahun ini menekankan kemampuan berpikir kritis atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) sebagai bekal penting menghadapi tantangan pembelajaran masa depan.
Kelancaran pelaksanaan TKA di MIN 9 Jakarta Selatan juga didukung oleh inovasi penggunaan jaringan LAN (Local Area Network) yang dinilai lebih stabil dibandingkan koneksi nirkabel. Pemanfaatan teknologi ini terbukti efektif dalam meminimalkan gangguan teknis selama ujian berlangsung.
Perwakilan monitoring Tim Kerja Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Jiat Munziat, memberikan apresiasi atas pelaksanaan ujian yang berlangsung tertib dan lancar.
“Pelaksanaan TKA di MIN 9 Jakarta berlangsung sangat baik. Tidak ada kendala jaringan karena penggunaan LAN yang stabil, sehingga proses pengerjaan soal oleh siswa berjalan optimal,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag, Supadi, yang menilai langkah tersebut sebagai inovasi progresif di tingkat madrasah ibtidaiyah.
“MIN 9 Jakarta menjadi salah satu madrasah ibtidaiyah yang berkomitmen menggunakan jaringan LAN secara penuh. Ini menunjukkan keseriusan dalam mitigasi teknologi dan kesiapan dalam pelaksanaan TKA,” ujarnya saat melakukan monitoring.
Melalui pelaksanaan TKA ini, Nony berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi cerminan kualitas pembelajaran sekaligus dasar evaluasi untuk peningkatan mutu pendidikan ke depan. Selain itu, sertifikat TKA diharapkan dapat mendukung siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.