Jakarta (Humas MIN 14) — MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif melaksanakan kegiatan tahsin Al-Qur’an bersama Syekh Dakruri Abdul Na’im Dakruri, utusan Al-Azhar Mesir yang bertugas di Ma’had Al-Azhar Asy-Syarif, pada Rabu (11/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan bidang Tahfidz dan Sertifikasi Al-Qur’an madrasah.
Tahsin dilaksanakan pada jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Al-Qur’an sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pada kesempatan tersebut, siswa kelas 2A dan 1A mengikuti pembinaan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.10 WIB di Masjid Ma’had Al-Azhar Asy-Syarif, dengan pendampingan guru Al-Qur’an masing-masing kelas.
Dalam pembinaannya, Syekh Dakruri membimbing peserta didik memperbaiki makhraj huruf, panjang pendek bacaan, serta pelafalan ayat sesuai kaidah tajwid. Pendekatan dilakukan secara langsung agar siswa dapat memahami dan mempraktikkan bacaan secara tepat.
Guru Al-Qur’an MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Nada, menyampaikan bahwa kehadiran syekh dari Al-Azhar memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. “Anak-anak sangat bersemangat karena bisa belajar langsung dengan syekh dari Al-Azhar. Ini menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendampingan guru selama kegiatan membantu memastikan materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Menurutnya, kolaborasi antara syekh dan guru Al-Qur’an mendukung efektivitas pembelajaran di kelas.
Penanggung Jawab Program Tahfidz dan Sertifikasi Al-Qur’an, Untung, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an peserta didik. “Kami ingin peserta didik tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga membaca dengan tartil dan sesuai kaidah. Kehadiran Syekh Dakruri menjadi penguat kualitas program yang kami jalankan,” jelasnya.
Melalui program tahsin ini, MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif memperkuat pembinaan Al-Qur’an sejak usia dini sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan madrasah. Program tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang memiliki kompetensi keagamaan dan karakter yang kuat di tengah masyarakat.