Jakarta (Humas MIN 14 Jakarta) — Madrasah Ibtidaiyyah Negeri (MIN) 14 Al-Azhar Asy-Syarif memberikan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam rangkaian kegiatan MINAFEST 2026 hari kedua, Sabtu (17/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja GTK dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah.
Pemberian apresiasi tersebut disaksikan oleh guru, tenaga kependidikan, siswa, serta tamu undangan yang hadir di lingkungan MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif. Madrasah menetapkan tiga penerima penghargaan, yakni Muhadi sebagai Guru Terbaik, Winarti sebagai Tenaga Kependidikan Terbaik, dan Mirja sebagai Karyawan Terbaik.
Penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain kedisiplinan, tanggung jawab, inovasi kerja, serta sikap dan keteladanan dalam menjalankan tugas.
Kepala MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Ru’yat Ismail, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan madrasah kepada GTK yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, “Apresiasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga ungkapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian guru serta tenaga kependidikan dalam memajukan madrasah,” ujar Ru’yat Ismail.
Ia juga menuturkan bahwa pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme seluruh GTK dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kementerian Agama, Achmad Nasihi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, budaya apresiasi yang dibangun di lingkungan madrasah dapat berdampak positif terhadap semangat kerja guru dan tenaga kependidikan, “Penghargaan yang diberikan secara adil dan transparan dapat menjadi motivasi bagi GTK untuk terus meningkatkan kinerja dan prestasi,” tutur Achmad Nasihi.
Pemberian Apresiasi GTK pada MINAFEST 2026 ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia madrasah, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat.