Berita

MI Riyadlus Shibyan Gelar Penyuluhan Kesehatan Diri Anak

Rabu, 4 Februari 2026
Dibaca 24 kali
blog

Edukasi Keselamatan dan Kesehatan

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] — MI Riyadlus Shibyan Penjaringan, Jakarta Utara, menggelar kegiatan Penyuluhan Pendidikan Kesehatan Diri Anak pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan edukasi kepada peserta didik terkait kesehatan diri, keselamatan pribadi, serta pemahaman batasan dalam pergaulan anak.

 

Penyuluhan diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga VI dan menghadirkan narasumber dari PIK Hero Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan diri dan harga diri anak, pengenalan tubuh dan reproduksi dasar, pemahaman sentuhan aman dan tidak aman, serta langkah-langkah melindungi diri dari potensi pelecehan.

 

Humas MI Riyadlus Shibyan, Ari Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan dewan guru dan komite madrasah. Menurutnya, penyuluhan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga tubuh dan keselamatan diri. “Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengenali batasan diri, menolak perlakuan yang tidak pantas, serta berani melapor apabila mengalami tindakan yang tidak sesuai,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, materi yang disampaikan oleh narasumber Ayu Rahma Sari dan Zaky Sya’ban Mubarok menekankan pentingnya edukasi reproduksi dasar dan personal boundaries sejak dini. “Siswa dikenalkan bagian tubuh pribadi, cara menjaga kebersihannya, serta hak untuk mengatakan tidak terhadap sentuhan yang tidak nyaman melalui konsep zona aman dan tidak aman,” jelas Ari.

 

Kepala MI Riyadlus Shibyan, Syamsul Ma’arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Ia berharap setelah mengikuti penyuluhan, siswa mampu menjaga diri dan saling menghormati sesama. “Kami berharap siswa memiliki keberanian untuk melapor apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, sehingga madrasah menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” tuturnya.

 

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari dukungan Kementerian Agama melalui satuan pendidikan madrasah dalam memberikan perlindungan dan edukasi kesehatan bagi anak, serta memperkuat peran madrasah sebagai lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang peserta didik.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor