Kepulauan Seribu (Humas Kanwil Kemenag DKI) --- Dalam acara serah terima kapal layanan dakwah dan laboratorium komputer di Kepulauan Seribu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Dr. H. Abu Rokhmat, M.Ag mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan untuk meningkatkan layanan keagamaan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.
"Alhamdulillah, Kapal Layanan Dakwah untuk penyuluh agama dan penghulu sudah terwujud. Ini akan memperlancar tugas mereka dalam melayani masyarakat," ujar Dirjen Bimas Islam.
Menurutnya, Kapal ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas penyuluh agama dan penghulu dalam menjalankan tugas dakwah ke berbagai pulau di Kepulauan Seribu yang tersebar.
“Terima kasih kepada BPKH, pemerintah daerah, dan semua pihak yang mendukung terwujudnya program tersebut,” ungkapnya, Senin (11/5).
Selain kapal dakwah, Dirjen Bimas Islam juga berharap agar berbagai program lain dapat terus mendukung pelayanan keagamaan di Kepulauan Seribu. "Semoga kapal ini bisa mendukung seluruh kerja penghulu dan penyuluh agama di wilayah ini, memperlancar mobilitas mereka dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.
Sambungnya, Kepulauan Seribu yang terdiri dari banyak pulau kecil membutuhkan jenis transportasi khusus untuk mendukung mobilitas layanan keagamaan. Penyuluh agama dan penghulu di wilayah ini memiliki tugas untuk mendatangi rumah-rumah warga, masjid, musola, dan komunitas-komunitas setempat.
"Tidak banyak kementerian yang memiliki model layanan seperti Kementerian Agama. Kami yang datang langsung ke rumah-rumah masyarakat, ke masjid, dan musola untuk memberikan pelayanan," pungkas Dirjen Bimas Islam.
Sinergi antara Kemenag dan BPKH
BPKH, yang telah mengalokasikan bantuan untuk kapal dakwah, turut memberikan kontribusi penting dalam pelayanan masyarakat. Perwakilan BPKH menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari dana kemaslahan yang berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat.
"Program kemaslahan ini tidak hanya memberikan pelayanan dakwah tetapi juga mendukung penyuluhan agama di Kepulauan Seribu," ujar Dyah Rahayu selaku Kepala Divisi Pelmonev Kemaslahatan BPKH.
“Dan Kapal ini akan memperkuat layanan di wilayah yang sulit dijangkau dengan transportasi umum, memberikan akses lebih mudah bagi para penghulu dan penyuluh agama,” pungkasnya.