Jakarta (Humas MAN 9) – Tim Zona Integritas (ZI) MAN 9 Jakarta secara resmi melakukan pengunggahan (submit) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) tahun 2025. Kegiatan yang dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (30/12/2025) ini diikuti serentak oleh seluruh satuan kerja di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
Dipimpin langsung oleh Kepala MAN 9 Jakarta, Pramesti Indraningsih, serta didampingi Plt. Kepala Tata Usaha, M. Arief Prawoto, proses ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun institusi menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah terus berupaya menciptakan tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel.
Pada tahun ini, MAN 9 Jakarta mencatatkan pencapaian positif dengan kenaikan nilai PMPZI yang signifikan. Skor madrasah meningkat dari 86 pada tahun 2024 menjadi 89 pada tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan adanya perbaikan struktural dan penguatan implementasi program kerja yang dilakukan oleh Tim ZI secara kolaboratif.
Kepala MAN 9 Jakarta menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan indikator perbaikan kualitas layanan. Beliau pun mendorong timnya untuk tidak cepat berpuas diri dan terus membidik target yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Capaian PMPZI ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola madrasah. Kita harus melihat apakah nilai ini bisa ditingkatkan lagi menjadi 90 di periode berikutnya,” ujar Pramesti saat memberikan arahan.
"Melalui konsistensi dalam pengumpulan dokumen eviden dan verifikasi data yang ketat, MAN 9 Jakarta berharap budaya integritas ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif. Harapannya, seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sebagai wujud birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani," pungkasnya.