Jakarta (Humas MAN 24 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 24 Jakarta resmi beroperasi sebagai satuan pendidikan negeri di bawah Kementerian Agama setelah memperoleh Surat Keputusan pendirian pada 23 Oktober 2024. Kehadiran madrasah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan menengah berbasis keagamaan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.
MAN 24 Jakarta sebelumnya merupakan program kelas jauh dari MAN 6 Jakarta. Dalam proses pengembangannya, pembinaan dilakukan secara bertahap hingga pada tahun 2026 madrasah ini mulai beroperasi secara mandiri. Perubahan status tersebut menandai bertambahnya satuan pendidikan madrasah negeri yang memberikan layanan pendidikan formal kepada masyarakat di bawah pembinaan Kementerian Agama.
Kepala MAN 24 Jakarta menyampaikan bahwa pendirian madrasah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menyediakan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa kehadiran MAN 24 Jakarta diharapkan dapat menampung kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan menengah berbasis keagamaan.
Menurutnya, sebelum berdiri sendiri, program kelas jauh yang dijalankan bersama MAN 6 Jakarta mendapat respons positif dari masyarakat. Oleh karena itu, proses pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya madrasah memperoleh izin pendirian dan mulai menerima peserta didik secara mandiri.
MAN 24 Jakarta berlokasi di Jalan Taruna Jaya, RT 2 RW 13, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur. Lokasi tersebut berada di jalur utama yang mudah dijangkau masyarakat, sehingga memudahkan akses peserta didik dari berbagai wilayah di sekitar Cibubur dan Jakarta Timur. Lingkungan madrasah yang kondusif diharapkan mendukung kegiatan pembelajaran yang tertib dan efektif.
Saat ini MAN 24 Jakarta memiliki 357 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar, termasuk tiga kelas berasrama. Untuk mendukung proses pendidikan, madrasah didukung oleh 47 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Selain itu, tersedia asrama putra dengan kapasitas 50 siswa yang digunakan untuk pembinaan kedisiplinan, penguatan karakter, dan kegiatan keagamaan.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas asrama menjadi salah satu program pembinaan yang bertujuan membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan terjadwal, termasuk pembinaan keagamaan dan penguatan kedisiplinan. Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan pendidikan madrasah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak.
Dengan berdirinya MAN 24 Jakarta di atas lahan seluas 4.305 meter persegi, Kementerian Agama terus mendorong peningkatan kualitas sarana, prasarana, dan layanan pendidikan. Kehadiran madrasah negeri baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menyediakan pilihan pendidikan yang terjangkau, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan madrasah.