Jakarta (Humas MAN 22 Jakarta) — MAN 22 Jakarta menghadiri kegiatan Jakarta Madrasah Award (JMA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta Pusat pada Rabu (4/2/2026) dan diikuti oleh madrasah dari berbagai jenjang, mulai dari MI, MTs, hingga MA se-DKI Jakarta.
Jakarta Madrasah Award merupakan agenda tahunan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi kinerja madrasah dalam berbagai bidang. Ajang ini menilai capaian madrasah pada kategori prestasi akademik, nonakademik, keagamaan, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta kelembagaan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jakarta Madrasah Award menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah. Menurutnya, apresiasi diberikan sebagai bagian dari penguatan budaya mutu dan akuntabilitas lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
“Jakarta Madrasah Award merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi insan madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Adib.
Ia menambahkan bahwa madrasah di DKI Jakarta diharapkan terus melakukan inovasi dan penguatan tata kelola agar mampu berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penilaian dalam JMA dilakukan berdasarkan capaian kinerja, inovasi program, serta kontribusi madrasah dalam pengembangan pendidikan yang berkarakter.
Dalam JMA 2026, ditetapkan juara umum dari masing-masing jenjang madrasah. Juara umum tingkat Madrasah Ibtidaiyah diraih oleh MIN 2 Jakarta Pusat, tingkat Madrasah Tsanawiyah diraih oleh MTsN 4 Jakarta Selatan, dan tingkat Madrasah Aliyah diraih oleh MAN 4 Jakarta Selatan.
Keikutsertaan MAN 22 Jakarta dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung program peningkatan mutu pendidikan yang digagas Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Melalui Jakarta Madrasah Award, Kementerian Agama mendorong madrasah untuk terus melakukan evaluasi dan penguatan kinerja guna menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat.