Jakarta (Humas MAN 21 Jakarta) — MAN 21 Jakarta mulai menerapkan sistem absensi digital berbasis barcode pada semester berjalan sebagai bagian dari inovasi madrasah dalam mendukung transformasi digital pendidikan. Penerapan sistem ini melibatkan seluruh siswa dan guru serta dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan mekanisme pemindaian barcode saat kehadiran.
Kepala madrasah melalui jajaran pendidik menyampaikan bahwa penerapan absensi digital merupakan upaya madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik sekaligus efektivitas proses pembelajaran. Sistem ini memungkinkan pencatatan kehadiran secara cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Respons positif datang dari peserta didik. Salah satu siswa MAN 21 Jakarta, Hafidz Al-Bukhori, menyampaikan bahwa sistem absensi barcode memberikan kemudahan dalam proses kehadiran. “Absensi barcode lebih praktis dan cepat, kami tidak perlu antre lama seperti absensi manual, sehingga waktu belajar bisa lebih efektif,” ujarnya.
Hal senada disampaikan siswa lainnya yang menilai sistem tersebut berdampak pada peningkatan kedisiplinan. Menurutnya, pencatatan kehadiran yang dilakukan secara otomatis membuat siswa lebih tertib karena waktu kehadiran tercatat secara transparan.
Dari sisi pendidik, penerapan absensi digital dinilai membantu administrasi pembelajaran. Guru MAN 21 Jakarta, Asep Gunawan Yudhistira, mengatakan bahwa sistem ini mempermudah pemantauan kehadiran siswa. “Absensi siswa berbasis barcode memudahkan kami memantau kehadiran siswa secara real time dan akurat,” jelasnya.
Guru lainnya menambahkan bahwa inovasi tersebut sejalan dengan kebijakan transformasi digital madrasah yang terus didorong oleh Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Ia menyebutkan, penerapan teknologi dalam layanan pendidikan diharapkan dapat membentuk budaya disiplin dan tanggung jawab peserta didik.
Melalui penerapan absensi digital berbasis barcode, MAN 21 Jakarta menunjukkan komitmen madrasah di bawah binaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berdampak positif bagi efektivitas pembelajaran di lingkungan madrasah.