Berita

Madrasah Kian Diminati, Menag Resmikan Sarpras SBSN-PHTC di 14 Madrasah

Rabu, 6 Mei 2026
Dibaca 295 kali
blog

Jakarta (Humas) — Upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Daerah Khusus Jakarta semakin terasa nyata. Sebanyak 14 madrasah kini mendapatkan sentuhan pembangunan dan revitalisasi melalui skema pembiayaan SBSN 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahap 1.

 

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar pendidikan madrasah agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

 

“Pembangunan ini bukan sekadar mempercantik fisik, tetapi memperkuat fondasi pendidikan. Madrasah harus menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang berilmu dan berakhlak,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

 

Ia menjelaskan, pembangunan gedung baru berbiaya SBSN difokuskan pada fasilitas laboratorium dan perpustakaan di tiga titik madrasah, yakni MAN 23 Jakarta Selatan, MAN 16 Jakarta Barat, dan MTsN 39 Jakarta Utara. Fasilitas ini dirancang untuk menunjang pembelajaran berbasis sains, literasi, dan riset.

 

Selain pembangunan, sebanyak 11 madrasah direvitalisasi melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahap 1, yaitu:

MI Haudiyah Al-Wathoniyah 43 (Jakarta Timur), MTs Inwanul Huda (Jakarta Timur), MAN 8 Jakarta (Jakarta Timur), MTsN 6 Jakarta (Jakarta Timur), MI Darus Syifa (Jakarta Timur), MAN 4 Jakarta (Jakarta Selatan), MTsN 4 Jakarta (Jakarta Selatan), MAN 11 Jakarta (Jakarta Selatan), MI Al-Khairiyah (Jakarta Selatan), MI Al-Ihsan (Jakarta Selatan), MA Al-Muddatsiriyah (Jakarta Pusat).

 

Menurut Menag, peningkatan sarana ini menjadi jawaban atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

 

“Sekarang tren sudah berubah. Madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata, justru menjadi pilihan utama karena mampu mengintegrasikan ilmu dan nilai spiritual,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas guru dan manajemen pendidikan.

 

“Kita ingin madrasah unggul secara menyeluruh. Fasilitasnya baik, gurunya hebat, dan lulusannya berdaya saing,” lanjutnya.

 

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menambahkan bahwa program ini menjadi momentum penting bagi madrasah di Jakarta untuk melakukan lompatan kualitas.

 

“Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan lingkungan belajar yang lebih baik, siswa akan lebih leluasa mengembangkan potensi mereka,” kata Adib.

 

Ia berharap revitalisasi dan pembangunan ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak prestasi dari madrasah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

“Ini adalah investasi jangka panjang. Dampaknya bukan hanya hari ini, tapi untuk masa depan generasi kita,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor