Berita

Kurma Hari Keenam, Penyuluh Ingatkan Lima Hal Yang Menghilangkan Pahala Puasa

Selasa, 24 Februari 2026
Dibaca 442 kali
blog

Kuliah Ramadhan

Jakarta (Humas Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara) – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara melalui Seksi Bimas Islam dan DKM Al-Ikhlas kembali menggelar Kultum Ramadan (Kurma) pada hari keenam puasa Ramadan 1447 H, Selasa (24/2/2026).

 

Memasuki puasa hari keenam, Toha Mustofa, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cilincing, menyampaikan tausiah usai salat Zuhur berjamaah terkait sejumlah perbuatan yang dapat merusak pahala puasa.

 

“Banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa pun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga saja,” ujar Toha mengutip hadis Rasulullah SAW.

 

Ia menjelaskan, puasa tanpa nilai pahala tersebut disebabkan oleh beberapa hal yang dapat menghilangkan nilai ibadah, meskipun secara syariat puasanya tetap sah. Lima perbuatan tersebut adalah dusta (al-kizbu), menggunjing (al-ghibah), adu domba (an-namimah), sumpah palsu, serta memandang dengan syahwat.

 

“Jaga diri kita dari mengatakan hal yang tidak sesuai kenyataan, membicarakan keburukan orang lain, berkata yang memicu permusuhan, bersumpah palsu, dan melihat dengan syahwat hingga mengundang nafsu selama berpuasa,” ajaknya.

 

Toha juga mengingatkan para ASN agar menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah, sehingga puasa yang dijalankan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai di sisi Allah SWT.

 

Sebagai informasi, kegiatan Kultum Ramadan 1447 H ini akan terus dilaksanakan sepanjang bulan suci Ramadan dengan melibatkan para Penyuluh Agama Islam. Kegiatan ini bertujuan membekali para ASN Kankemenag Kota Jakarta Utara dengan pemahaman keagamaan, khususnya terkait ibadah puasa Ramadan.

 

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor