Bandung (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kinerja dan Capaian Anggaran Tahun 2025 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur dan menganalisis pelaksanaan program serta penggunaan dana publik agar berjalan akuntabel, efektif, dan efisien.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara Mawardi Abdul Gani dalam arahannya menegaskan bahwa setiap anggaran yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik. Ia menyampaikan bahwa salah satu indikator satuan kerja yang baik adalah kemampuan menyerap anggaran secara optimal. “Indikator satuan kerja yang baik salah satunya adalah mampu membelanjakan anggaran yang diamanahkan hingga nol rupiah,” ujarnya.
Mawardi menjelaskan bahwa serapan anggaran Kankemenag Kota Jakarta Utara Tahun 2025 pada prinsipnya telah berjalan optimal. Menurutnya, sisa anggaran masih berkaitan dengan pembayaran tunjangan kinerja pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang terkendala sistem. Ia menyampaikan bahwa kendala tersebut terjadi karena perpindahan pengelolaan gaji dari Kemenag kota ke Kanwil sehingga data tunjangan kinerja belum dapat ditarik. Penjelasan tersebut disampaikannya sebagai laporan kondisi terkini kepada seluruh peserta rapat.
Selain evaluasi tahun berjalan, Mawardi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana persiapan pengelolaan anggaran tahun 2026 agar lebih berdampak bagi pelayanan umat. Ia berharap seluruh unit kerja dapat mengidentifikasi kelemahan dan hambatan teknis maupun manajerial untuk segera diperbaiki. Dalam arahannya, Mawardi juga menyampaikan rencana penguatan koordinasi menjelang Ramadan, khususnya antara penyelenggara zakat dan wakaf dengan Seksi Pendidikan Madrasah terkait unit pengumpul zakat. “Menjelang Ramadan nanti, penyelenggara zakat dan wakaf bisa berkoordinasi dengan Seksi Penmad terkait UPZ dengan menggandeng Baznas dalam pengumpulan dana ZIS untuk peningkatan mutu madrasah,” katanya.
Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh kepala subbagian tata usaha, para kepala seksi dan penyelenggara, pejabat pembuat komitmen, koordinator pelaksana, serta perwakilan staf dari masing-masing unit kerja. Melalui forum ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong terwujudnya wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih dan melayani.