Berita

Kemenag Jakarta Utara Bekali 49 Pasangan Catin dengan Bimbingan Perkawinan Jelang Nikah Massal 2025

Kamis, 27 November 2025
Dibaca 355 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara memberikan penguatan pengetahuan dan kesiapan berumah tangga kepada 49 pasangan calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pranikah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, di Aula Kantor Kemenag pada Kamis (27/11/2025). Program ini merupakan rangkaian dari kegiatan nikah massal 2025 yang diinisiasi Yayasan Kaivan Gemilang bersama Perkumpulan Pengusaha Jasa Boga Indonesia (PPJI).

 

Mawardi Abdul Gani menjelaskan bahwa Bimwin bertujuan membekali para calon pengantin dengan wawasan dan keterampilan dasar dalam membangun keluarga yang harmonis. “Pernikahan adalah peralihan status dari lajang menjadi hidup berpasangan yang menuntut penyesuaian, pengertian, serta kesiapan mental dan spiritual,” ujar Mawardi saat membuka kegiatan.

 

Ia menekankan empat pilar penting dalam membina keluarga, yaitu sadar hidup berpasangan, memaknai pernikahan sebagai komitmen kuat, berperilaku baik terhadap pasangan, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap persoalan rumah tangga. “Akad nikah bukan sekadar ucapan atau formalitas, melainkan mitsaqan ghalizan, komitmen seumur hidup bagi pasangan suami istri,” jelasnya.

 

Mawardi juga mengingatkan bahwa perilaku baik dalam rumah tangga merupakan bagian dari ajaran Islam yang menuntun pasangan saling menghargai dan menjaga kasih sayang. Ia menambahkan bahwa setiap persoalan keluarga, baik besar maupun kecil, harus diselesaikan melalui komunikasi yang efektif. “Bimbingan ini kami hadirkan agar para calon pengantin memiliki fondasi mental, spiritual, dan emosional yang kuat,” tuturnya.

 

Kasubbag TU, Mursidih, menambahkan bahwa keluarga yang dibangun di atas pondasi agama yang kokoh dan komunikasi positif akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Kasi Bimas Islam, Sapto Udiyono, mengenai keluarga sakinah, manajemen keuangan, dinamika perkawinan, dan tips menjaga keutuhan rumah tangga.

 

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada para calon pengantin sehingga mereka lebih siap menjalani kehidupan berkeluarga. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas keluarga Indonesia, khususnya bagi masyarakat prasejahtera yang mengikuti layanan nikah massal.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor