Berita

Kemenag Jakarta Timur Perkuat Harmoni melalui Doa Lintas Agama Hari Bhayangkara Ke-80

Senin, 29 Juni 2026
Dibaca 18 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur bersama Penyuluh Agama Buddha dan perwakilan umat Buddha mengikuti Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 di Polres Metro Jakarta Timur, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas agama dalam memperkuat kerukunan, persatuan, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti jajaran Polres Metro Jakarta Timur bersama tokoh agama dan perwakilan umat dari berbagai agama. Selanjutnya, para pemuka agama secara bergantian memimpin doa sebagai ikhtiar bersama memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia serta kelancaran tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melayani masyarakat.

 

Doa umat Buddha dipimpin oleh Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Sri Kuncoko Weni. Dalam doa yang dipanjatkannya, Weni memohon agar bangsa Indonesia senantiasa hidup dalam kedamaian dan kerukunan, serta seluruh personel Polri diberikan kesehatan, kebijaksanaan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Menurut Weni, doa lintas agama merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam merawat persaudaraan dan memperkokoh semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

 

"Perbedaan agama bukan menjadi penghalang untuk bersatu dalam mendoakan bangsa. Melalui doa bersama ini, kita menunjukkan bahwa nilai-nilai toleransi, kasih sayang, dan kepedulian menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan Indonesia. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan senantiasa diberikan kekuatan dalam mengemban amanah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujarnya.

 

Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Sumantoro, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat moderasi beragama dan membangun kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh umat beragama untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan bergotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

 

"Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, harmonis, dan penuh toleransi," kata Sumantoro.

 

Ia menegaskan, keikutsertaan Penyelenggara Buddha, Penyuluh Agama Buddha, dan perwakilan umat Buddha dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat harmoni sosial, memperkokoh moderasi beragama, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

 

Usai pelaksanaan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa pembagian makanan kepada para pengguna jalan di depan Polres Metro Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial dan kolaborasi antara kepolisian, tokoh agama, serta masyarakat dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan pelayanan kepada sesama.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor