Berita

Kemenag Jakarta Selatan Terima Tinjauan Lapangan Program Kota Wakaf

Rabu, 17 Juni 2026
Dibaca 68 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Selatan) – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan menerima kegiatan verifikasi lapangan terkait penguatan program Kota Wakaf di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong optimalisasi pengelolaan wakaf agar semakin produktif, bermanfaat, dan berdampak bagi umat.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung Jakarta Selatan dalam penguatan program Kota Wakaf. Menurutnya, wakaf merupakan salah satu potensi besar yang perlu dikelola secara bersama dan terarah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

 

“Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan secara prinsip siap untuk dijadikan pilot project sebagai Kota Wakaf,” ujar M. Yunus Hasyim.


Ia menegaskan bahwa penguatan wakaf tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Agama sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut melibatkan Pemerintah Kota, Badan Pertanahan Nasional, Badan Wakaf Indonesia, KUA, madrasah, majelis taklim, serta berbagai lembaga keagamaan dan unsur masyarakat.


“Ketika kita berbicara tentang wakaf, ini bukan pekerjaan Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan sendirian. Ini adalah kerja bersama,” ungkapnya.


M. Yunus Hasyim juga menyampaikan bahwa Jakarta Selatan memiliki potensi strategis dalam pengembangan wakaf. Hal ini didukung oleh keberadaan KUA, madrasah, majelis taklim, lembaga pendidikan keagamaan, serta sumber daya manusia yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan.


Dalam arahannya, ia turut menekankan pentingnya pengembangan wakaf produktif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi umat. Wakaf tidak hanya dipahami dalam bentuk aset tanah atau bangunan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung.


Salah satu pengembangan yang dapat didorong adalah wakaf produktif melalui program berbasis ketahanan pangan, seperti hidroponik yang dapat melibatkan majelis taklim, madrasah, dan lembaga keagamaan. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.


Ia menambahkan bahwa secara administratif Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan telah melakukan sejumlah persiapan dalam mendukung proses penguatan Kota Wakaf. Seluruh tahapan tersebut akan terus dikawal bersama pihak terkait agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor