Jakarta (Humas MIN 17 Kepulauan Seribu) — Upaya mempercepat pencegahan dan penanganan stunting kembali diperkuat melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan pada Senin (24/11/2025). Bertempat di Ruang Pola Lantai 2 Kantor Kecamatan, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan, termasuk madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.
Camat Kepulauan Seribu Selatan, Moh. Nur, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam arahannya ia menegaskan bahwa stunting masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Penurunan angka stunting adalah prioritas kita bersama. Perlu kerja terarah dan konsisten agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya. Pernyataan serupa juga ia sampaikan secara tidak langsung dengan menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antarinstansi.
Perwakilan Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan memaparkan kondisi kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut. Mereka menjelaskan bahwa pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita menjadi kunci utama pencegahan stunting, serta menekankan pentingnya pendampingan rutin oleh tenaga kesehatan.
Kasi Kesra Kelurahan Pulau Tidung, Fithriyah, juga menegaskan pentingnya kerja sama antara kelurahan, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan. Ia menyebut edukasi kepada masyarakat harus diperkuat melalui program-program yang mudah diakses. “Sinergi ini harus terus berjalan agar upaya pencegahan stunting bisa maksimal,” ucapnya.
Dari unsur pendidikan, Kepala MIN 17 Kepulauan Seribu, Bahtiaroni, hadir bersama para kepala sekolah lainnya. Pihaknya menyampaikan komitmen madrasah untuk mendukung program pemerintah melalui edukasi gizi kepada peserta didik dan orang tua. Ia menilai sekolah memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada keluarga murid.
Peran Posyandu dan Damkar juga mendapat perhatian dalam kegiatan ini. Posyandu dinilai memiliki kontribusi penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita, sementara Damkar turut berpartisipasi sebagai relawan pendukung kegiatan masyarakat.
Melalui kegiatan edukasi ini, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan berharap pemahaman masyarakat terkait bahaya stunting semakin meningkat. Seluruh peserta sepakat memperkuat koordinasi agar program penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, berdampak nyata, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.