Berita
Informasi

Kasie Pendis Kemenag Kepulauan Seribu Berikan Pembinaan GTK di MIN 17

blog

Kasie Pendis Kemenag Kepulauan Seribu Berikan Pembinaan GTK di MIN 17. Selasa, (25/2/2025).

Jakarta (Humas MIN 17 Kepulauan Seribu) – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Seribu, Sutama, memberikan pembinaan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MIN 17 Kepulauan Seribu. Kegiatan yang berlangsung di MIN 17  ini dihadiri oleh Kepala MIN 17 Kepulauan Seribu, Bahtiaroni, serta para GTK. Selasa, (25/2/2025). 

 

Dalam pembinaan tersebut, Sutama menyampaikan hasil rapat Kasi Pendis se-DKI Jakarta bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola. Salah satu hal utama yang dibahas adalah kedisiplinan GTK dalam absensi, izin, dan cuti. Ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan guna meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

 

Selain itu, Sutama juga mengingatkan agar MIN 17 Kepulauan Seribu mengikuti kegiatan Ramadhan sesuai dengan instruksi Kemenag. Ia berharap madrasah dapat berperan aktif dalam menyelenggarakan berbagai program keagamaan yang mendukung pembentukan karakter siswa.

 

Penghematan anggaran di bidang pendidikan Islam turut menjadi pembahasan dalam pembinaan ini. Sutama menekankan perlunya efisiensi dalam penggunaan dana tanpa mengurangi kualitas pendidikan. Pengelolaan anggaran yang baik, menurutnya, akan memberikan manfaat maksimal bagi pengembangan madrasah.

 

Program "Madrasah Hijau" juga menjadi agenda utama dalam pertemuan ini. Sutama mendorong pemanfaatan lahan kosong di lingkungan madrasah dengan menanam pohon atau tanaman produktif. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi siswa.

 

Selain itu, ia juga menyoroti proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) serta prestasi yang telah diraih oleh madrasah, siswa, dan GTK. Sutama mengapresiasi pencapaian MIN 17 Kepulauan Seribu dan meminta seluruh pihak terus meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Terakhir, ia menyoroti permasalahan NISN ganda yang masih ditemukan di beberapa madrasah. Sutama meminta pihak madrasah segera melakukan validasi data siswa agar tidak terjadi kendala administrasi di kemudian hari. Dengan pembinaan ini, Bahtiaroni, berharap MIN 17 Kepulauan Seribu semakin berkembang dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor