Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur menyatakan kesiapan untuk menyukseskan pelaksanaan Gema Muharam 1448 H bertajuk “Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026” yang akan digelar serentak secara nasional pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Kementerian Agama dalam menghadirkan kebahagiaan serta memperluas manfaat bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Gema Muharam atau Lebaran Yatim. Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan menjangkau sebanyak mungkin penerima manfaat,” ujar Affan di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Senin (21/6/2026).
Menurut Affan, Gema Muharam tidak hanya menjadi agenda tahunan Kementerian Agama, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tersebut.
Senada dengan itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kota Jakarta Timur, Nasrullah Jamaluddin, menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana hingga penguatan koordinasi dengan sejumlah mitra strategis.
Ia menyebutkan bahwa Kankemenag Kota Jakarta Timur terus membangun kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lembaga Amil Zakat (LAZ), lembaga sosial keagamaan, nazhir wakaf, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.
“Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Agama RI untuk memperkuat koordinasi teknis, melakukan pendataan calon penerima manfaat, serta membangun sinergi dengan berbagai mitra agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas,” jelas Nasrullah.
Melalui kolaborasi tersebut, bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya berupa santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas, tetapi juga mencakup beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Nasrullah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semakin kuat kolaborasi yang dibangun, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di Jakarta Timur,” katanya.
Pelaksanaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/6/2026) mulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB. Kegiatan akan terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI.
Melalui Gema Muharam 2026, Kementerian Agama berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan inklusivitas terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi semangat Kemenag Berdampak, yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran agama dalam membangun kehidupan yang harmonis, berkeadilan, dan sejahtera.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkembang, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.