Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, memimpin rapat koordinasi internal terkait penghematan anggaran yang berlangsung di ruang rapat kantor pada Senin (13/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh Kasubbag TU, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta para koordinator pelaksana, dengan fokus utama pada penyelarasan kebijakan pengelolaan keuangan sesuai arahan efisiensi anggaran pemerintah, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Mawardi menjelaskan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) yang telah diterapkan tidak hanya sebagai bentuk adaptasi kerja, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional kantor, khususnya dalam penghematan penggunaan energi listrik.
“Skema kerja fleksibel tersebut terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi internal lembaga, terutama dalam menekan angka penggunaan energi listrik di lingkungan kantor,” jelas Mawardi.
Sebagai tindak lanjut, ia menginstruksikan penerapan disiplin penghematan listrik secara ketat di seluruh unit kerja. Seluruh pegawai diminta memastikan perangkat elektronik dan lampu penerangan dimatikan setelah jam operasional kantor berakhir.
“Dengan kondisi anggaran yang ada saat ini, kita perlu melakukan langkah-langkah yang tepat agar dapat menyiasati efisiensi yang sedang dilakukan,” tegasnya.
Mawardi juga menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai kunci utama agar pelayanan tetap berjalan optimal meskipun dalam keterbatasan anggaran operasional. Selain itu, pada hari Jumat saat pemberlakuan jadwal WFH, ia mengarahkan agar pegawai yang bertugas piket tidak tersebar di banyak ruangan.
“Pegawai yang piket di setiap unit kerja diarahkan untuk terpusat pada satu ruangan yang telah ditentukan,” ujarnya.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh unit kerja di lingkungan Kemenag Jakarta Utara dapat semakin solid dalam menerapkan kebijakan efisiensi, sekaligus memastikan program kerja tetap berjalan efektif dan berdampak bagi masyarakat.