Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Jakarta Barat menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) V di kawasan Cengkareng, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini diikuti 58 peserta dari delapan kecamatan dengan mengusung tema “Membangun Semangat Kolaborasi dalam Organisasi dan Menghidupkan Fungsi IGRA sebagai Organisasi Profesi yang Sehat, Kuat, dan Bermartabat.”
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 181 guru Raudhatul Athfal di Jakarta Barat memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan nilai keagamaan Islam sejak usia dini. Ia menilai peran guru RA sangat fundamental karena menjadi peletak dasar pendidikan karakter dan nilai Qur’ani bagi generasi penerus.
Saiful Amri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota IGRA Jakarta Barat atas dedikasi dan kerja keras dalam membimbing anak-anak usia dini. Ia menyebut IGRA telah menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini di Jakarta Barat. “IGRA sudah menjadi mitra strategis Kemenag dalam memajukan mutu pendidikan Islam di Jakarta Barat,” ujarnya.
Menurut Saiful Amri, Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kota yang perlu dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan introspeksi. Ia meminta peserta untuk meninjau kembali capaian dan tantangan kepengurusan sebelumnya, sekaligus mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan organisasi sebagai dasar penyusunan program kerja ke depan.
Terkait program kerja, Saiful Amri berharap IGRA dapat merumuskan program yang visioner dan relevan dengan perkembangan zaman, termasuk integrasi teknologi dalam pembelajaran serta penguatan kurikulum berbasis nilai keagamaan. Ia juga mendorong peserta Musda memilih pemimpin yang amanah dan memiliki komitmen untuk memajukan organisasi. “Saya minta pimpinan terpilih dapat memfasilitasi guru RA mengikuti pelatihan, workshop, dan seminar sebagai upaya peningkatan kompetensi,” katanya.
Di akhir sambutan, Saiful Amri menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara IGRA, Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh RA di bawah naungan IGRA Jakarta Barat tertib administrasi dan mematuhi regulasi yang ditetapkan Kementerian Agama. “Kekuatan kita terletak pada kebersamaan dan kepatuhan terhadap aturan,” pungkasnya.