Jakarta (Humas KanKemenag Jakarta Barat) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga kesehatan mental keluarga pada kegiatan Pertemuan Rutin (Pertin) DWP se-DKI Jakarta yang mengusung tema "DWP Peduli Kesehatan Mental, Membangun Keluarga Bahagia" di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Sebagai tuan rumah kegiatan, Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Rodhotul Janah, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai istri aparatur sipil negara sekaligus ibu dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, keluarga yang harmonis dan bahagia berawal dari lingkungan rumah yang mendukung kesehatan mental seluruh anggotanya.
“Tugas kita tidak hanya memastikan kebutuhan fisik keluarga terpenuhi, tetapi juga menjadi penjaga ruang emosional yang aman bagi suami dan anak-anak,” ujar Rodhotul Janah dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental yang baik pada seorang ibu akan memberikan dampak positif bagi seluruh anggota keluarga. Energi positif yang tercipta di rumah, lanjutnya, dapat mendukung kinerja suami dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara sekaligus membantu tumbuh kembang anak secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Rodhotul Janah memaparkan tiga langkah untuk mewujudkan keluarga bahagia. Pertama, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi psikologis diri sendiri dan anggota keluarga. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan suasana rumah yang harmonis, menjaga kestabilan emosi, serta memperkuat ikatan kasih sayang dalam keluarga.
Kedua, menghilangkan stigma bahwa pembahasan mengenai kesehatan mental merupakan hal yang tabu. Menurutnya, keterbukaan dalam memahami kondisi psikologis anggota keluarga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Ketiga, membangun komunikasi yang sehat dan penuh empati. Rodhotul Janah menekankan pentingnya komunikasi yang jujur serta kemampuan mendengarkan secara aktif sebagai fondasi hubungan yang kuat di dalam keluarga.
Di akhir sambutannya, ia berharap materi dan diskusi yang disampaikan para narasumber dapat menambah wawasan serta memperkuat kemampuan anggota DWP dalam mengelola stres dan menjaga keharmonisan keluarga.
“Mari kita jadikan Dharma Wanita Persatuan sebagai wadah yang saling mendukung bagi sesama perempuan dan istri demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya.