Jakarta (Humas MAN 10 Jakarta Barat) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa madrasah. Rakhshanda Jemina Lovely Inoka, siswi MAN 10 Jakarta Barat, berhasil diterima di dua perguruan tinggi luar negeri bergengsi, yakni University of Toronto pada program Architecture, Landscape, and Design serta Monash University pada program Architectural Design.
Keberhasilan menembus University of Toronto menjadi capaian istimewa mengingat kampus tersebut dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di dunia dengan reputasi kuat dalam riset dan inovasi. Program Architecture, Landscape, and Design yang dipilih Jemina menawarkan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan desain, lingkungan, serta keberlanjutan, sehingga lulusannya diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan masa depan yang ramah lingkungan dan berorientasi global.
Selain dikenal memiliki standar akademik tinggi, University of Toronto juga menjadi pusat lahirnya berbagai gagasan inovatif di bidang arsitektur dan perancangan kota modern. Lingkungan akademik yang kompetitif dan kolaboratif memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, serta menghasilkan karya yang berdampak luas bagi masyarakat internasional. Kesempatan ini menjadi nilai tambah besar bagi Jemina dalam mengembangkan potensinya sebagai calon arsitek masa depan.
Jemina mengaku tidak menyangka dapat meraih kesempatan tersebut. Ia menuturkan bahwa proses menuju University of Toronto membutuhkan persiapan matang, terutama dalam penyusunan portofolio desain dan penguatan kemampuan akademik. “Saya sangat bersyukur dan bangga. Bisa diterima di University of Toronto adalah impian besar saya. Prosesnya panjang dan penuh tantangan, tetapi dukungan orang tua, guru, dan teman-teman membuat saya mampu melewatinya,” ujarnya.
Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Rahmi Indriani, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Jemina menembus University of Toronto menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global. “Ini adalah capaian luar biasa. Diterima di universitas sekelas University of Toronto menunjukkan kualitas dan daya saing siswa madrasah yang tidak kalah dengan lulusan sekolah mana pun di dunia,” tuturnya.
Menurut Rahmi, keberhasilan ini juga merupakan hasil dari ekosistem pendidikan di madrasah yang terus berkembang, mulai dari penguatan akademik, pembinaan karakter, hingga pendampingan siswa dalam meraih studi lanjut ke luar negeri. Program-program tersebut dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi siswa agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia.
Prestasi yang diraih Jemina diharapkan semakin memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing global. Selain itu, capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 10 Jakarta Barat untuk terus berprestasi, berani bermimpi besar, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk meraih masa depan gemilang di tingkat internasional.