Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kecamatan Tg. Priok menggelar Bimbingan Teknis Kurikulum Berbasis Cinta [KBC] Dan Pembelajaran Deep Learning Guru MI se-Kecamatan Tg. Priok Jakarta Utara di MI Al-Jihad Papanggo pada Sabtu, [24/1/2026].
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kakankemenag Kota Jakarta Utara Mawardi Abdul Gani yang juga dihadiri oleh Pengawas MI, Ketua KKMI dan Kepala MI Al-Jihad sebagai fasiltator tempat kegiatan, akan dilangsungkan selama dua kali pertemuan di mana kegiatan di hari pertama ini diikuti sebanyak 92 GTK dari 7 madrasah. Sedangkan pertemuan kedua pada tanggal 31 Januari 2026 nanti akan diikuti oleh 93 orang dari 5 madrasah.
"Dikarenakan keterbatasan tempat, maka peserta kami bagi dua kelompok yaitu hari ini dan hari sabtu depan," ujar Ketua KKGMI, Khodri Lahaban dalam sambutannya.
Khodri menceritakan latar belakang terselenggaranya kegiatan dan jalinan komunikasi dengan Balai Diklat Keagamaan Jakarta. Ia secara terus terang menyampaikan permohonan kepada pihak BDK agar Widyaiswara bisa memberikan bimbingan teknis KBC dan Deep Learning kepada KKGMI Kec. Tg. Priok.
"Setelah bermusyarah dengan Ketua KKMI, akhirnya kami meminta secara terbuka untuk diberikan bimbingan oleh BDK Jakarta," ucap Khodri menegaskan.
Ia menyampaikan, bahwa BDK Jakarta mengaku siap menerjunkan para Widyaiswaranya dalam hal bimbingan teknis kepada seluruh GTK selama menginformasikan kepada pihak BDK Jakarta. "Insya Allah selain dibuka oleh Kakankemenag, kegiatan akan diisi oleh Robi'ah Ummi Kultsum sebagai pemateri," katanya.
Khodri menambahkan, kegiatan yang berfokus untuk menciptakan proses belajar yang holistik, humanis, dan bermakna ini mendatangkan kebermanfaatan besar bagi seluruh guru MI untuk menghasilkan generasi yang cerdas intelektual, memiliki empati tinggi, serta mampu menerapkan ilmunya dengan bijak dan bertanggung jawab. (Z).