Berita

Apel Perdana, Kankemenag Jakarta Utara Tekankan Disiplin dan Nilai Budaya Kerja ASN

Senin, 6 April 2026
Dibaca 154 kali
blog

Apel pagi

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Utara) --- Apel perdana pasca libur Idulfitri 1447 H di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Mursidih, Senin (6/4/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan serta penerapan 5 Nilai Budaya Kerja ASN Kementerian Agama.

 

Mursidih mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Salah satu bentuk kedisiplinan yang ditekankan adalah penggunaan name tag atau kartu identitas selama bertugas.

 

“Name tag merupakan identitas resmi yang memuat nama pegawai sehingga memudahkan masyarakat mengenali siapa yang memberikan pelayanan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, penggunaan atribut lengkap seperti pakaian dinas harian pada hari Senin dan Selasa, termasuk name tag, menjadi cerminan profesionalitas aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas.

 

“Penggunaan atribut lengkap menunjukkan profesionalitas ASN sekaligus meningkatkan wibawa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Mursidih juga menegaskan pentingnya penerapan 5 Nilai Budaya Kerja ASN, salah satunya integritas. Ia menjelaskan bahwa integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan dalam menjalankan tugas.

 

“Integritas menuntut agar pikiran dan perkataan selaras dengan perilaku selama menjalankan tugas dan fungsi,” tegasnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya profesionalitas ASN yang ditandai dengan kompetensi, dedikasi, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik. ASN dituntut untuk terus mengembangkan diri dan adaptif terhadap perubahan.

 

“Mereka harus memiliki keahlian, keterampilan, dan pengetahuan teknis sesuai jabatan. Jika tidak, maka akan tertinggal,” katanya.

 

Di akhir arahannya, Mursidih mengajak seluruh ASN untuk memulai perubahan dari diri sendiri melalui langkah-langkah sederhana dan konsisten.

 

“Mari kita mulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, dan dari sekarang. Tinggalkan perbuatan yang merugikan serta perkuat kerja tim untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik,” pungkasnya.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor