Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur mendorong penguatan peran Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) sebagai mitra strategis dalam membangun ketahanan keluarga melalui penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) BP4 Kota Jakarta Timur untuk pemilihan pengurus masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).
Musda menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menyusun kepengurusan yang solid sekaligus merumuskan program kerja yang adaptif dalam menjawab berbagai tantangan keluarga di era digital. Sebagai organisasi yang bersifat mandiri dan independen, BP4 memiliki peran penting dalam memberikan penasihatan, mediasi, serta edukasi pranikah dan pascanikah guna mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, mengatakan tantangan yang dihadapi keluarga saat ini semakin kompleks, terutama akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial. Karena itu, BP4 diharapkan mampu menghadirkan inovasi layanan yang lebih responsif dan preventif bagi masyarakat.
"Intinya, tantangan keluarga saat ini sangat besar. Banyak persoalan yang dihadapi setiap keluarga, mulai dari derasnya arus informasi hingga dampak digitalisasi yang tidak semuanya berdampak positif," ujar Affan.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pembinaan keluarga melalui berbagai media edukasi dan layanan konsultasi yang mudah diakses masyarakat.
Affan juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor agar pelayanan BP4 semakin optimal. Ia mengajak pengurus yang akan terpilih untuk memperkuat sinergi dengan Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, penghulu, hingga Pengadilan Agama dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat.
"Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas," tegasnya.
Selain itu, Affan mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh komitmen, kekompakan, dan keikhlasan para pengurus dalam menjalankan amanah. Oleh karena itu, kepengurusan yang terbentuk diharapkan diisi oleh sumber daya yang aktif, berdedikasi, dan memiliki semangat pengabdian.
"Organisasi akan berjalan baik apabila pengurusnya memiliki komitmen yang tinggi, solid, dan aktif. Karena itu, pilihlah pengurus yang memiliki integritas, komitmen, dan keikhlasan untuk mengabdi kepada masyarakat," pungkasnya.
Melalui Musda ini, BP4 Kota Jakarta Timur diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Kementerian Agama dalam memberikan layanan konsultasi dan pembinaan keluarga. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung terciptanya keluarga yang harmonis, tangguh, serta berkontribusi dalam menekan angka perceraian dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di tengah masyarakat.