Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam upaya pengentasan buta aksara Al-Qur’an di wilayah Jakarta Barat.
Perwakilan LPQQ Indonesia, Muhammad Rotif, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kementerian Agama diperlukan untuk memperkuat penanganan buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dimiliki LPQQ, sekitar 65 persen masyarakat Muslim di Indonesia telah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Menurut Rotif, LPQQ berencana menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam waktu dekat dengan sasaran guru agama Islam dan mu’alim Al-Qur’an di Kota Jakarta Barat sebagai salah satu langkah konkret pengentasan buta aksara Al-Qur’an.
Menanggapi hal tersebut, Saiful Amri menyampaikan apresiasi atas inisiatif LPQQ yang dinilainya sejalan dengan program pembinaan keagamaan Kementerian Agama.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPQQ yang telah berkhidmat membantu Kementerian Agama, khususnya dalam memberikan perhatian terhadap upaya pengentasan buta aksara Al-Qur’an di masyarakat,” ujar Saiful Amri.
Ia menegaskan komitmen Kementerian Agama Kota Jakarta Barat untuk memperkuat pembinaan keagamaan melalui inovasi metode pembelajaran Al-Qur’an agar mudah dipahami dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan usia.
“Perlu ada inovasi agar umat Muslim yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar dapat terbantu melalui metode yang sederhana dan cepat dipahami,” katanya.
Saiful Amri berharap gerakan pengentasan buta aksara Al-Qur’an dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, seperti mubalig dan mubaligah, penyuluh agama, serta tenaga pendidik.
“Berangkat dari hal ini, kita bersama mubalig, mubaligah, penyuluh, dan tenaga pendidik berkolaborasi untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an secara cepat dan tepat,” pungkasnya.
Melalui audiensi ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Barat menegaskan perannya dalam mendorong sinergi dengan berbagai lembaga keagamaan guna meningkatkan kualitas pemahaman dan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.