Berita
PMPZI 2025

Akhir 2025, Kemenag DKI Dorong Percepatan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Selasa, 30 Desember 2025
Dibaca 116 kali
blog

Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta menargetkan peningkatan signifikan nilai Zona Integritas pada tahun 2025 dengan menetapkan ambang minimal nilai 75 bagi seluruh satuan kerja. Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menegaskan bahwa rendahnya nilai penilaian mandiri menunjukkan kurangnya keseriusan dalam membangun tata kelola yang bersih dan akuntabel.

 

Hal tersebut disampaikan Adib saat memimpin submit serentak Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) melalui aplikasi PMPZI, yang digelar di akhir tahun 2025 dan diikuti seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota serta madrasah di wilayah DKI Jakarta.

 

“Kalau nilainya masih di bawah 50, itu artinya belum serius. Minimal harus di atas 70, dan target kita tahun ini 75. Ini soal komitmen, bukan formalitas,” kata Adib dalam arahannya, Selasa (30/12).

 

Adib menyebutkan bahwa secara umum progres pembangunan Zona Integritas di DKI Jakarta pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah satuan kerja dan madrasah yang nilainya berada di bawah standar, bahkan ada yang masih di kisaran 40–50.

 

Menurut Adib, kondisi tersebut harus segera dievaluasi, terutama oleh kepala madrasah dan jajaran tata usaha. Ia menekankan pentingnya kelengkapan dan kualitas evidence sebagai dasar penilaian, bukan sekadar mengejar angka.

 

“Kalau madrasah sudah terakreditasi A, seharusnya mencapai nilai 75 itu tidak sulit. Akreditasi dan Zona Integritas itu berbanding lurus,” ujarnya.

 

 

Dalam pemaparan hasil sementara, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan capaian tertinggi, masing-masing meraih nilai di atas 92. Jakarta Timur menyusul dengan nilai di atas 90, sementara Jakarta Pusat berada di kisaran 89. Adapun Jakarta Barat masih tercatat sebagai wilayah dengan nilai terendah, yakni sekitar 77.

 

Sambungnya, Adib memberi tenggat waktu hingga hari berikutnya bagi satuan kerja yang belum melakukan submit atau masih ingin melengkapi evidence. Ia menegaskan bahwa setelah dilakukan submit, data tidak dapat diperbaiki kembali.

 

“Jangan sampai tidak submit. Yang masih bisa dioptimalkan, silakan manfaatkan waktu sampai besok. Ini kesempatan terakhir,” tegasnya.

 

Selain mendorong peningkatan nilai, Adib juga menyinggung pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai fondasi menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia menyampaikan apresiasi kepada satuan kerja yang telah lolos hingga tahap nasional, termasuk MAN 2 dan MAN 4 yang tengah menunggu hasil akhir penilaian.

 

“Kita berharap ini menjadi pijakan kuat untuk memperbaiki pelayanan publik Kementerian Agama. Target kita bukan hanya nilai, tapi perubahan nyata,” pungkas Adib.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor