Jakarta (Humas) - Asap kebakaran mungkin telah padam, namun duka dan perjuangan warga terdampak masih terasa di kawasan Jalan Kemayoran Gempol, RT 002 RW 005, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam tidak hanya menghanguskan rumah-rumah warga, tetapi juga berbagai dokumen penting yang selama ini menjadi bagian dari identitas dan legalitas kehidupan mereka.
Di tengah situasi tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemayoran hadir memberikan dukungan dan pelayanan kepada warga terdampak. Melalui pembukaan posko pelayanan, KUA berupaya membantu masyarakat yang kehilangan dokumen-dokumen penting, khususnya yang berkaitan dengan pernikahan dan wakaf.
Kepala KUA Kecamatan Kemayoran, Alek Purnawibawa, mengatakan bahwa pelayanan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Kementerian Agama untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.
“Kami memahami bahwa selain kehilangan tempat tinggal dan harta benda, banyak warga juga kehilangan dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, KUA Kemayoran hadir untuk membantu proses pemulihan administrasi mereka,” ujar Alek.
Melalui posko pelayanan tersebut, warga dapat mengajukan penerbitan Buku Nikah Pengganti apabila buku nikah mereka terbakar atau rusak akibat kebakaran. Bagi warga yang buku nikahnya diterbitkan oleh KUA lain, KUA Kemayoran juga membantu menghubungi dan berkoordinasi dengan KUA penerbit agar proses penerbitan Buku Nikah Pengganti dapat berjalan lebih mudah.
Tak hanya itu, layanan konsultasi dan bantuan administrasi terkait dokumen pernikahan maupun wakaf juga disediakan untuk memastikan kebutuhan warga dapat terlayani secara optimal.
Bagi KUA Kemayoran, pelayanan tidak berhenti di balik meja kantor. Di saat masyarakat menghadapi cobaan, kehadiran negara melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif menjadi bagian penting dari proses pemulihan.
Melalui posko pelayanan ini, Kepala KUA Kemayoran berharap dapat membantu warga bangkit kembali dan memperoleh dokumen-dokumen penting yang mereka butuhkan untuk melanjutkan aktivitas kehidupan sehari-hari.